Lombok Timur Tertinggi Angka Kematian Bayi

Ilustrasi Kematian Bayi
Ilustrasi Kematian Bayi

MATARAM – Angka kematian bayi di Provinsi NTB masih cukup tinggi. Terutama di Kabupaten Lombok Timur, yang menjadi pusat banyaknya kematian bayi dalam beberapa tahun terakhir. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, Marjito yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan mengungkapkan, sepanjang tahun 2017 angka kematian bayi di NTB tercatat sebanyak 929 kasus. “Jumlah kasus kematian bayi yang terbanyak di Lombok Timur yaitu 346 kasus,” terangnya, Kamis kemarin (24/5).

Pemerintah daerah selama ini terus berupaya menurunkan angka kematian bayi. Termasuk pada tahun 2017 yang jumlahnya 929 kasus, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 1.006 kasus. Namun penurunan tersebut masih belum signifikan. Pada tahun 2014, angka kematian bayi sebanyak 1.069 kasus. Tahun 2015 berhasil diturunkan menjadi 1.056 kasus. Apabila ditelisik, pemerintah hanya mampu menurunkan angka kematian bayi hanya 13 kasus saja. “Angka kematian bayi kalau tahun 2017 itu terendah di Sumbawa Barat, hanya 17 kasus,” imbuh Marjito. 

Berbeda halnya dengan angka kematian ibu. Tercatat Kabupaten Lombok Tengah menempati urutan pertama pada tahun 2017 sebanyak 24 kasus. Sedangkan yang terendah yaitu Lombok Barat dengan jumlah 3 kasus saja. Jumlah angka kematian ibu juga masih belum bisa ditekan secara signifikan. Pada tahun 2014, jumlah kematian ibu yang ditemukan se-NTB sebanyak 111 kasus. Kemudian tahun 2015 menurun menjadi 95 kasus, tahun 2016 sebanyak 92 kasus. Itu artinya, sepanjang tahun 2017 hanya bisa diturunkan 7 kasus saja. 

1
2
3
Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut