Lobar Trauma dengan Janji Investor Kembangkan Sekotong

MEKAKI: Aktivitas alat berat di lokasi pembangunan hotel di kawasan Mekaki Desa Pelangan. ( Fahmy/Radar Lombok )

GIRI MENANG – Pemerintah Kabupaten Lombok menegaskan bahwa Sekotong kini menjadi fokus pembangunan pariwisata. Pariwisata Sekotong kini menjadi idola investor. Dan, sebagai daerah yang menjadi pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kepala Dinas PU-PR Lobar, I Made Arthadana, mengatakan bahwa konsep pengembangan pariwisata nampaknya akan tersentral di wilayah selatan Lobar. “ Sekotong ini pendukung KEK Mandalika, dan sesuai perintah Bupati bahwa konsepsi pengembangan Sekotong akan tersentral di sini,” ungkapnya saat menghadiri acara di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong kemarin.


Dikatakan Arthadana, Pemkab Lobar sejauh ini sudah memulai beberapa agenda dan penataan khususnya berupaya mengintregrasikan kawasan gili yang ada di Sekotong. “Gili-gili ini sudah mulai dipersiapkan, nantinya akan terintegrasi dengan kawasan Buwun Mas, pantai Mekaki, serta kawasan Nambung dan akan terintegrasi pula dengan kawasan Bangko Bangko,” jelasnya.

Baca Juga :  Data Rumah Rusak Akibat Banjir, Dinas Terjunkan Tim


Konsep dasar pembangunan kawasan pariwisata tersebut telah dimulai dengan pembangunan hotel di Mekaki. Dimana sebelumnya telah dilakukan groundbreaking The Apurva Kempinski Lombok. “Itu konsep dasar pembangunan kawasan pariwisata di Sekotong yang dimulai dengan pembangunan di Mekaki. Dan mudah-mudahan itu tidak menjadi pembangunan ‘akan’,” tambahnya.
Made juga mengakui bahwa pada dasarnya trauma dengan aktivitas groundbreaking di kawasan pantai Mekaki tersebut. Groundbreaking yang dilakukan pihak Wings Group itu menjadi groundbreaking ke-empat kalinya. Tiga kali groundbreaking sebelumnya tak berlanjut atau putus di tengah jalan. “ Namun kali ini, kami di Pemkab Lobar yakin bahwa Wings Group akan bisa melanjutkan pembangunan sampai tuntas,” tegasnya.

Baca Juga :  Bengkaung akan Punya Taman Trigona


Tak berhenti sampai di situ, Made juga menegaskan bahwa komitmen Pemkab Lobar untuk mengembangkan kawasan selatan Lobar telah diawali dengan berbagai rencana. Dia membeberkan bahwa dalam rencana ke depan, selatan Lobar akan terhubung dengan KEK Mandalika melalui jalur Desa Tempos menuju perbukitan Gumesa Gerung lalu menuju Desa Mareje Lembar. “Lalu dari Mareje akan menuju ke Pelabuhan Gili Mas Lembar. Nantinya di Mareje akan ada bundaran yang besarnya mungkin 3 kali lipat dari Bundaran Giri Menang Square. Namun lagi-lagi, itu wacana besar Pemda yang tentunya nanti tergantung anggaran,” tegasnya.(ami)