Lintasan Sirkuit Mandalika akan Diaspal Ulang

AKAN DIASPAL LAGI: Sirkuit Mandalika rencananya akan diaspal kembali menyusul keluhan pembalap setelah mengikuti tes pramusim MotoGP. (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Tes pramusim MotoGP yang berlangsung selama tiga hari di Pertamina Mandalika Street Circuit sudah selesai digelar. Namun dalam tes tersebut, ada beberapa keluhan yang disampaikan para pembalap kepada pihak Dorna Sport selaku penyelanggara, salah satunya adalah keluhan soal lintasan sirkuit yang masih kotor.

Meski para pebalap mulai mengenal karakteristik sirkuit dan settingan motor yang mereka kendarai, sehingga dapat memaksimalkan kendaraan mereka saat melaju di lintasan.  Bahkan tercatat, pada Jumat sore kecepatan para pembalap MotoGP semakin cepat dan lintasan ditutup dengan kecepatan mencapai 314 km perjam atau berada dalam standar kecepatan MotoGP. Bahkan rekor baru fastest lap sirkuit itu, tercipta pembalap Repsol Honda Pol Espargaro dengan catatan 1 menit 31,060 detik.

Para pebalap mengeluhkan adanya beberapa titik di lintasan yang masih berdebu dan adanya batu kerikil yang membuat para pebalap sulit berimproviasai dan cukup membahayakan bagi mereka. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pebalap, direncanakan akan dilakukan pengaspalan ulang kurang lebih 15 sampai 17,5 persen di sirkuit itu.

BACA JUGA :  Kejari Siap Usut Pemotongan Gaji 13 di Loteng

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria menyampaikan, tes pramusim resmi MotoGP menjadi saksi kembalinya kejuaraan dunia FIM MotoGP ke Indonesia untuk pertama kalinya dalam 25 tahun. Uji coba lintasan selama tiga hari tersebut menjadi sangat berharga bagi pembalap, tim dan pihak penyelenggara. Karena memberi kesempatan bagi seluruh pihak yang terlibat memperoleh pengalaman di sirkuit baru ini sebelum dimulainya Pertamina Grand Prix of Indonesia. “Tes tiga hari itu juga memberikan peluang bagi penyelenggara dan lembaga pengatur balapan terkait untuk memastikan bahwa tempat penyelenggaraan balapan sesuai dengan standar MotoGP dan melakukan penilaian untuk peningkatan yang diperlukan sebelum debut Pertamina Mandalika Streer Circuit di kalender kejuaraan dunia FIM MotoGP,” ungkap Priandhi Satria, Rabu (16/2).

Beberapa masukan dari pembalap dan tim mengenai tata letak lintasan dan standar safety-nya, termasuk area run off yang luas, baik aspal maupun gravel, sangat positif. Selama tes, dua area pembenahan telah diidentifikasi, yaitu kebersihan permukaan lintasan dan kelebihan agregat yang memengaruhi beberapa bagian dari sirkuit. “FIM yang mengawasi homologasi track, terus berkomunikasi dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengenai pembenahan yang diperlukan. Pemebenahan ini akan dilaksanakan minimal tujuh hari sebelum dimulainya Pertamina Grand Prix of Indonesia,” tegasnya

BACA JUGA :  Puluhan Kades Terancam Dibui

Lebih jauh disampaikan ITDC sebagai pemilik sirkuit telah menyetujui penilaian dan permintaan FIM sebagai wujud dukungan dan komitmen yang tinggi bagi olahraga ini. Semua pihak telah bereaksi dengan cepat dan langsung bekerja melakukan pembenahan. Termasuk pelapisan ulang sebagian lintasan. “Pelapisan ulang sirkuit akan dilakukan mulai bagian sebelum tikungan 17 sampai setelah tikungan lima. Sirkuit juga akan siap untuk menggelar Grand Prix dengan menggunakan teknologi kelas dunia untuk memastikan seluruh permukaan lintasan memenuhi standar MotoGP,” terangnya.

FIM dan Dorna mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dan reaksi cepat ITDC dan ingin meyakinkan penggemar di Indonesia bahwa Pertamina Grand Prix of Indonesia 2022 akan berlangsung pada tanggal yang direncanakan. “Tentunya  MotoGP yang dinanti-nanti akan datang ke Lombok,” terangnya. (met)