Lima Pelaku Ditangkap, 24 Motor Curian Diamankan

PENGUNGKAPAN : Kapolres Lotim bersama Dandim 1615 Lotim saat menggelar press rilis pengungkapan kasus curanmor dan pungli oleh dua oknum wartawan gadungan di halaman Polres Lotim Kamis (30/7) (M. Gazali/Radar Lombok)
PENGUNGKAPAN : Kapolres Lotim bersama Dandim 1615 Lotim saat menggelar press rilis pengungkapan kasus curanmor dan pungli oleh dua oknum wartawan gadungan di halaman Polres Lotim Kamis (30/7) (M. Gazali/Radar Lombok)
Advertisement

SELONG – Polres Lombok Timur (Lotim) merilis sejumlah kasus kriminalitas yang berhasil diungkap dalam beberapa bulan terakhir ini. Diantaranya kasus curanmor dan pungutan liar (Pungli) oleh oknum wartawan gadungan yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) beberapa pekan lalu.

Untuk kasus curanmor sebanyak lima pelaku berhasil diringkus petugas. Terdiri dari pelaku utama dan penadah yang membeli hasil curian . Dari tangan mereka juga diamankan barang bukti puluhan motor. ” Selain kita tangkap lima pelaku, kita juga amankan 24 barang bukti motor di sejumlah tempat di wilayah hukum Polres Lotim,” ungkap Kapolres Lotim AkBP Tunggul Sinatrio.

Para pelaku yang ditangkap merupakan sindikat kelas kakap. Mereka menjalankan aksinya dengan mengincar motor korban yang diparkir di sawah dan garasi rumah. Motor diambil dengan cara dirusak menggunakan kunci letter T. Kemudian dijual ke penadah dan uang kejahatanya itu dibagi untuk dipakai berfoya – foya. ” Selain barang bukti motor kita juga mengamankan barang bukti lainya berupa kunci letter T, uang dan lainnya,” tambahnya.

Dari sekian kasus curanmor yang diungkap lanjut Tunggul, aksi kejahatan tidak hanya di wilayah hukum Polres Lotim saja, tapi juga di kabupaten lainnya di Lombok. Mereka pun terus lakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya. “Pengungkapan kasus curanmor juga tak lepas karena bantuan aparat TNI terutama Banbinsa,” ujarnya.

Terhadap puluhan barang bukti motor yang telah diamankan, Tunggul meminta masyarakat yang merasa kehilangan dipersilakan untuk datang ke Polres Lotim. Syaratnya harus membawa bukti kepemilikan seperti STNK dan BPKB.” Silahkan warga datang langsung ke Polres,” sarannya.

Sedangkan untuk kasus pungli yang dilakukan oleh oknum wartawan gadungan media KPK , sebanyak dua pelaku telah ditangkap. Kedua pelaku Sahuddin warga Praya,Lombok Tengah (Loteng) dan H Tahiruddin warga Desa Suralaga Kecamatan Suralaga. Kedua pelaku ditangkap ketika sedang lakukan pemerasan terhadap kelompok Gapoktan di sebuah rumah makan Terara. Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan uang hasil pemerasan sebesar Rp 5 juta.(lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid