Lima Nama Bakal Calon Gubernur Diserahkan ke DPP PAN

MATARAM – DPW Partai Amanat Nasional (PAN) NTB berencana menyerahkan berkas lima bakal calon gubernur/wakil gubernur yang sudah mendaftar.

Ketua Desk Pilkada DPW PAN NTB Syaiful Islam mengatakan, ada lima berkas bakal calon yang akan diserahkan ke DPP PAN, pada Sabtu (1/6) nanti.

Kelima bakal calon itu antara lain Sukiman Azmy mendaftar sebagai calon gubernur, Lalu Gita Ariadi sebagai calon gubernur, Lalu Pathul Bahri sebagai calon gubernur. Sedangkan Syafruddin dan Arsyad Gani mendaftar sebagai calon wakil gubernur. “Sebelumnya sudah daftar Lalu Muhammad Iqbal sebagai calon gubernur dan berkas sudah ada di DPP,” ucapnya.

Bahkan, Lalu Muhammad Iqbal sudah diberikan surat tugas rekomendasi oleh DPP PAN. Setelah berkas para bakal calon yang mendaftar diterima oleh DPP, maka semuanya akan dipanggil oleh DPP. Mereka akan ditanya sejauh mana komitmen terhadap PAN, jika diusung. Kemudian, semua yang mendaftar akan diberikan surat tugas rekomendasi oleh DPP.

Baca Juga :  Bawaslu Laporkan Lalu Gita dan Lalu Iqbal ke KASN

Adapun yang menjadi arahan dari surat rekomendasi tersebut yakni, mereka diminta mencari pasangan dan mencari parpol mitra koalisi. Pasalnya, PAN hanya punya 4 kursi di DPRD NTB, hasil Pileg 2024, sehingga mengharuskan ada parpol mitra koalisi.

Terkait Lalu Gita dan Sukiman Azmy sudah sepakat berpasangan, Syaiful Islam mengaku, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari kedua pihak. “Kita tahu dari pemberitaan media. Mungkin nanti keduannya menyampaikan itu kepada DPP,” ujarnya.

Baca Juga :  DPP Demokrat: Kader Wajib Ikut Nyaleg meski Maju Pilkada

Sementara itu, Ketua DPW PAN NTB Muazzim mengatakan, keputusan siapa calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung, mengacu kepada hasil survei. “Paling lambat pertengahan Agustus sudah ada keputusan final arah dukungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya sampai saat ini masih menunggu instruksi dari DPP. Menurut informasi, seluruh ketua-ketua partai koalisi yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) di pusat menghendaki tercipta koalisi linear di Pilkada serentak 2024. “Ini juga kita harapkan ada KIM berlanjut ke daerah,” lugasnya. (yan)

Komentar Anda