Lima Desa di Lombok Tengah Terendam Banjir, Satu Rumah Ambruk

Kondisi banjir di Lombok Tengah, Jumat malam (7/10/2022). (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA–Hujan lebat yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (7/10/2022) pagi hingga malam, menyebabkan setidaknya lima desa di sejumlah kecamatan terendam banjir. Air sampai masuk ke sejumlah rumah warga.

Di antaranya Desa Barabali dan Mantang di Kecamatan Batukliang; Desa Kumbung dan Taman Indah di Kecamatan Pringgarata; dan Desa Ubung di Kecamatan Jongat.

Kemudian luapan air juga terpantau di wisata Benang Stokel, Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah langsung turun melakukan pemantauan dan evakuasi di lokasi.

Baca Juga :  Pascaluapan Sungai, Wisata Joben Dipastikan Tak Ada Kerusakan

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Sabtu (8/9/2022) ini, air juga sudah mulai surut. Namun akibat banjir tersebut, membuat satu rumah warga mengalami rusak.

“Di Benang Stokel dan sekitar lima desa lainnya juga terjadi banjir sampai tadi malam akibat hujan besar yang turun dari kemarin. Tadi malam saya bersama tim juga langsung turun melakukan evakuasi ke lokasi-lokasi banjir ini,” ungkap Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Ma’ruf saat dihubungi Radar Lombok, Sabtu kemarin (8/10/2022)

Untuk luapan air di Benang Stokel ini merupakan hal yang biasa terjadi saat hujan datang. Terlebih hujan yang terjadi Jumat kemarin intensitasnya cukup  besar.

Baca Juga :  Air Meluap di Wisata Benang Stokel dan Joben

“Sampai saya evakuasi warga tadi malam, bahkan ada sampai naik ke atap. Tapi beruntung tidak ada korban jiwa meskipun satu rumah warga di Desa Barabali, tepatnya di depan rumah Camat Batukliang yang ambruk,” tegasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Mengingat dengan peralihan musim kemarau ke hujan ini kerap terjadi hujan dengan intensitas tinggi. “Kita juga tetap siaga dan jika terjadi banjir maka kita langsung turun melakukan evakuasi,” terangnya. (met)

Komentar Anda