Liganus Segera Dihelat

Muhazzam (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Asosiasi provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Asprov PSSI) NTB akan kembali menggelar liga nusantara (Liganus) 2017.

Rencananya, kompeitisi amatir tersebut akan digulirkan mulai tanggal 23 April mendatang. Sekum Asprov PSSI NTB Muhazzam mengatakan, pihaknya akan menggelar manager meeting dalam rangka persiapan menghadapi Liganus di GOR 17 Desember Turida Sandubaya Kota Mataram, pada 9 April besok. Manager meeting ini digelar untuk memastikan klub-klub mana yang mendaftarkan diri di ajang Lignus yang berubah namanya menjadi Liga-3. Karena sebelumnya beberapa klub sudah memastikan diri untuk mendaftarkan. ‘’Dari rapat itu nantinya baru kita akan ketahui jika ada perubahan,’’ kata Muhazam, kemarin (7/4).

[postingan number=3 tag=”olahraga”]

Untuk sementara ini, sebutnya, hanya klub Redwood Mataram yang sudah memastikan diri untuk ikut. Sehingga pada rapat nanti akan bisa dipastikan klub mana saja yang akan ikut bertanding. Karena rapat persiapan itu nantinya akan menunjukkan kesiapan dari kabupaten/kota dalam pembinaan. ‘’Kalau panitia sendiri sudah matang persiapannya,’’ ujarnya.

Dalam rapat persiapan itu juga, sambung Muhazam, akan dibahas format pertandingan. Selain memang, tujuannya untuk melihat pembinaan yang di NTB. ‘’Semuanya akan dibahas pada rapat itu nanti,’’ ulasnya lagi.

Untuk persiapan lapangan sendiri akan dilakukan di lapangan GOR 17 Desember Turida dan lapangan Malomba Ampenan. Persiapan ini menyusul koordinasi yang akan dilakukan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga NTB sekaligus untuk izin penggunaan lapangan. ‘’Kita akan meminta izin dulu kepada Dispora NTB untuk meminjam GOR Turide,’’ terangnya

Untuk diketahui, tahun 2016 lalu format pertandingan yang digunakan yakni mengunakan sistem home and away (tandang dan kandang).  ”Format baru ini kita serahkan ke masing-masing Asprov (kabupaten/kota) itu tahun 2016 kemarin, apakah itu akan kita gunakan tergantung kesepakatan panitia ,” katanya.

Dikatakan, Liganus ini merupakan program pembinaan Asprov PSSI NTB. Program tersebut tetap harus berjalan. Kompetisi ini tidak diperkenankan memakai jasa pemain asing, pemain yang terlibat statusnya amatir dan tidak ada pembatasan usia.

Nantinya masing-masing grup berisikan daerah asal. Pemenanganya berhak berlaga di putaran nasional bertanding kembali dengan tim dari daerah lain. ‘’Tim yang juara tingkat provinsi lansung ke nasional,” tutupnya. (cr-adi).

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid