Liga 3 Nasional, Perslobar Pesta Gol Lawan Klub Asal Gorontalo

MENANG : Latihan maksimal berbuah manis. Di laga perdaganya di ajang Liga 3 Nasional yang berlangsung di Stadion Benteng Tangerang, Perslobar mengalahkan Panipi Raya, klub asal Gorontalo dengan skor 4-3. (Ist/Radar Lombok)

GIRI MENANG– Klub kebanggan warga Lombok Barat, Perslobar, sukses membuka laga Liga 3 Nasional dengan manis. Bertanding di Stadion Benteng Tangerang Banten, Senin (7/2), Perselobar sukses membungkam Panipi Raya FC klub asal Gorontalo dengan skor 4-3.  Hasil yang berbeda diraih wakil NTB lainnya, PS Bima Sakti yang bertanding di Sidoarjo Jawa Timur melawan Gasma Enrekang. Bima Sakti kalah dengan skor 2-1.

Pertandingan sore hari kemarin berlangsung seru di tengah cuaca yang baik dan kondisi lapangan stadion yang bagus.  Empat gol untuk kemenangan Perslobar disumbang oleh dua pemain andalan, Rudi dan Fikri. Masing-masing menyumbang dua gol. Namun kurang rapinya pertahanan membuat gawang Perslobar juga kebobolan tiga gol. Hingga peluit akhir berbunyi, kedudukan tidak berubah. Perslobar akan kembali merumput tanggal 10 Februari melawan Persida Sidoarjo. “ Tentu pelatih sudah tau aspek apa saja yang perlu diperbaiki kedepan. Terutama soal pertahanan kita. Masih banyak waktu,” ungkap Ketua Askab PSSI Lombok Barat, Arbain Ishak, yang dikonfirmasi soal hasil pertandingan ini.

BACA JUGA :  PS Hamzanwadi Nyaris Menang dari Perslobar

Usai pertandingan, para pemain mendapat suntikan semangat berupa bonus. Bonus diberikan kepada mereka karena memenangkan laga perdana ini. Ketua KONI Lombok Barat, H. Suherman, membenarkan ada bonus untuk para pemain yang diberikan usai pertandingan. Ia juga memastikan bahwa segala biaya pertandingan Perslobar tidak ada masalah. KONI bersama pemerintah daerah sudah dan sedang menanganinya. “ Sudah tadi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  PS Hamzanwadi Pasang Target Tembus Tiga Besar Liga 3 NTB

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, gembira mendengar kabar kemenangan Perselobar. “ Selamat. Tapi jangan puas. Ini masih pembuka kok,” ungkapnya dihubungi terpisah.

Sebelumnya bupati menyampaikan rencananya untuk melepas klub kebanggaan masyarakat Lombok Barat ini untuk diakuisisi oleh pihak lain dengan alasan pembinaan berkelanjutan. “ Kalau ada yang tertarik membeli klub ini kasih saja,” tegasnya.

 

Namun demikian, Fauzan menegaskan ada syarat bagi mereka yang berniat mengakuisisi. Di antaranya, nama Perslobar tidak boleh diubah. (git)