LIBURAN : Petugas Tetap Siaga Diempat Titik

MATARAM-Hari kedua liburan lebaran ketupat di sejumlah pantai di kota Mataram, masih ramai dikujungi masyarakat. beberapa titik pantau yang rawan disiagakan petugas, seperti di  pantai Bintaro,  Pantai Gading, Tanjung Karang dan Eks Pelabuhan Ampenan.

Nampak petugas dari aparat kepolisian, Tagana, TRC, BPBD Kota Mataram dan Basarnas masih menyiagakan petugas untuk melakukan patroli laut, serta posko pengaduan bagi masyarakat yang kehilangan keluarga. Kapolres mataram AKBP Heri Prihanto juga nampak  melakukan patroli laut,  guna memastikan keamanan para pengujung pantai.

Kepala BPBD Kota Mataram, H Supardi mengatakan, pusat pantau hari kedua ada beberapa titik keramaian. Saat sore hari warga mulai berdatangan, sedangkan yang pagi hari kebanyakan dari luar Kota Mataram berlibur ke pantai dan berziarah ke Makam. ‘’ Kita tetap stanbay, sampai hari Minggu. Karena liburan lebaran ketupat diprediksikan ramai sampai Minggu,’’ katanya, kepada Radar Lombok, kamis Kemarin.

Hari kedua liburan, kata Supardi masih aman. belum ada informasi anak  ytang terseret ombak seperti hari pertama maupun ada anak hilang. Petugas gabungan diminta, untuk terus melakukan pengawasan pada kalangan anak-anak yang mandi dilaut. ‘’  Kita juga larang warga untuk mandi terlalu jauh, maupun menggunakan perlengkapan seperti ban, karena gelombang pasang masih terjadi pada sore hari,’’ imbuhnya.

Mantan kepala Dinas Tata Kota Mataram, juga telah menyediakan beberapa perlekapan pertolongan medis berkordinasi dengan dinas Kesehatan Kota Mataram. Bagi pengujung pantai yang kurang sehat, maupun mengalami luka-luka, pungkasnya.

Kordinator Tagana Kota Mataram Kurnia menambahkan, hari kedua liburan paska lebaran ketupat masih tampak ramai. Warga berdatangan ke pusat-pusat pantai di kota Mataram, seperti dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat. Mereka sekaligus berziarah ke makam-makam. ‘’ Setelah berziarah baru kepantai,’’ katanya.

Ia juga telah menghimbau warga untuk terus memantau anak-anaknya saat mandi. Kebanyakan anak-anak, kerap mandi saat sore hari. ‘’ Kita sudha himbau melalui petugas maupun rambu-rambu daerah rawan, untuk tidak mandi ditempat gelombang  pasang maupun air deras,’’ katanya. (dir)