Libur Sekolah Kembali Diperpanjang Hingga 15 Juni

H Muhtadi Khairi (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)
H Muhtadi Khairi (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)
Advertisement

MATARAM – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali memastikan aktivitas sekolah belum dilaksanakan. Dengan demikian, masa belajar siswa di rumah kemungkinan akan kembali diperpanjang. Pasalnya, kasus pasien positif Corona justru semakin bertambah meluas di NTB, lebih khususnya di Kota Mataram.

“Kita pastikan pada 2 Juni,  siswa/murid belum bisa masuk sekolah. Hal ini setelah melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov NTB,” terang Lalu Fatwir Uzali kepada Radar Lombok, Kamis (28/5).

Fatwir mengatakan, pertimbangan sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah tidak bisa dilaksanakan, karena kondisi Covid-19 masih menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, sehingga diputuskan kegiatan pembelajaran tetap dilaksanakan di rumah untuk sementara. Selain itu, ada penambahan  yang terpapar Covid-19 di Kota Mataram semakin banyak.

“Kita tidak mau orang tua siswa/murid khawatir jika putra dan putrinya masuk sekolah akibat pandemi Covid-19 ini. Makanya diperpanjang masa belajar di rumah sampai 15 Juni,” jelasnya.

Menurutnya, nantinya pada 15- 27 Juni 2020 sudah mulai memasuki Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Artinya, pihaknya nanti tidak bisa melakukan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di rumah, sebab konsen terkait PPDB.

“Kita konsen bicara PPDB mulai 15 – 27 Juni,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Fatwir mengaku jika diizinkan oleh Gugus Tugas Covid-19 untuk masuk pda 13 Juli 2020 mendatang. Oleh karena itu, saat ini yang penting bagaimana mensukseskan PPDB dengan sistem online dan manual. Untuk jenjang SMP menggunakan sistem online, sementara jenjang SD sederajat menggunakan manual. Ia berharap kondisi Covid-19 ini cepat berlalu supaya KBM seperti biasa dilaksanakan.

“Kita berharap musibah ini cepat berlalu supaya KBM seperti tahun sebelumnya” harapnya.

Terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi NTB H Muhtadi Khairi mengaku rencana masuk 2 Juni. Namun setelah rapat koordinasi diputuskan masuk pada 8 Juni 2020 untuk melakukan ulangan semesteran khusus untuk kelas X dan XI.

“pada Tanggal 8 Juni 2020 siswa kelas X dan XI  masuk mengikuti semesteran. Sistemnya tetap mengikuti protokol Covid. Siswa-siswi masuk setengahnya,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Dikbud KLU Dr H Fauzan Fuad mengaku selama wabah ini tidak pernah menggunakan kalender pendidikan.

“Selama wabah ini tidak pernah menggunakan kalender pendidikan. Kita hanya menggunakan surat edaran dan kita pastikan masih melakukan pembelajaran di rumah,” katanya. (adi)