LEM Dukung Swab Antigen Pengunjung

SWAB PENGUNJUNG: Salah satu pengunjung Lombok Epicentrum Mall (LEM) ketika di swab antigen oleh Satgas Covid Pemkot Mataram, beberapa hari lalu. (SUDIR/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Pihak Manajemen Lombok Epicentrum Mall (LEM) mendukung penuh langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Mataram dan Satgas Tim Covid-19 yang telah melakukan swab antigen kepada para pengunjung LEM.

General Manager LEM, Salim Abdad menyampaikan, beberapa langkah telah dilakukan LEM selama ini. Penerapan protokol kesehatan juga terus dipeketat bagi setiap pengunjung, seperti pemeriksaan suhu tubuh, dan juga penggunaan masker tetap diutamakan.

“Swab sekaligus rapid antigen yang dilakukan Pemkot Mataram, tidak terlalu membawa perubahan jumlah pengunjung. Karena biasanya malam minggu banyak pengunjung yang sudah punya jadwal ke LEM,” katanya kepada Radar Lombok, Senin kemarin (18/1).

Sebelumnya, rapid tes swab antigen telah dilakukan Tim Satgas Covid-19 Kota Mataram. Para pengunjung diacak untuk dilakukan swab. Kalangan pengunjung juga menyambut baik, karena ingin mengetahui kondisi kesehatannya.

“Kita sangat mendukung dan apresiasi langkah dari Satgas Covid-19. Dari segi dampak (pengunjung) tidak terpengaruh. Tetap kita imbau para pengunjung untuk menekan angka penyebaran Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan,” tegasnya.

Semua outlet di LEM juga memperketat protokol kesehatan, dan setiap pengunjung diwajibkan mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah. Para pengujung diminta tidak kendor terkait dengan penerapan protokol kesehatan.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang mengatakan, untuk penerapan protokol kesehatan semua pusat perbelanjaan sudah diberikan warning sejak awal, untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, serta tidak membuat kerumunan. “Selama ini semua kalangan pengusaha masih patuh pada aturan yang sudah ditetapkan Satgas Covid-19 Kota Mataram,” katanya.

Penyebaran virus Covid-19 di Kota Mataram masih mengkhawatirkan. Data terbaru 17 Januari, pasien positif Covid-19 di Kota Mataram sebanyak 1.577 orang, dengan 1.297 pasien sembuh, 181 pasien masih dalam perawatan tim medis, dan 99 orang meninggal dunia.

“Mari bersama kita putus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan sosial distancing, tetap dirumah dan  menggunakan masker ketika harus keluar rumah. Tetap patuhi protokol kesehatan ketika keluar rumah,” pungkasnya. (dir)