Lebaran, Konsumsi Pertalite Melonjak 92 persen

MATARAM—Tingginya aktivitas transportasi masyarakat selama Lebaran Idhul Fitri 1437 Hijriyah dan liburan sekolah, membuat konsumsi BBM di wilayah NTB mengalami peningkatan. Namun demikian, stok BBM di NTB tetap aman.

Terhitung sejak 29 Juni (H-7) hingga hari ini (Senin 11 Juli, red), kenaikan konsumsi paling besar terlihat pada rata-rata penjualan Pertalite yang melonjak 92 persen di atas konsumsi normal. Sementara rata-rata penjualan Pertamax tercatat meningkat 47 persen, dan rata-rata penjualan Premium meningkat 4 persen.

Branch Manager Pertamina Bali dan NTB, I Ketut Permadi Aryakumara menjelaskan, meskipun terjadi lonjakan permintaan BBM yang cukup tinggi, namun Pertamina tetap dapat menyediakan BBM dengan cukup.

Lonjakan permintaan BBM di NTB terkait lebaran dan peningkatan wisatawan pada libur sekolah. Namun hal ini sudah diantisipasi Pertamina dengan menambah stok BBM, baik di Terminal BBM dan SPBU. Kemudian juga memperpanjang jam operasional distribusi BBM, hingga koordinasi dengan pihak terkait. “Karena itu kebutuhan BBM untuk masyarakat tetap dapat terlayani dengan baik,” kata Ketut Permadi, kemarin.

BACA JUGA :  Libur Lebaran, Poliklinik RSUD Tripat Tutup Seminggu

Sementara Area Manager Communication and Relations Jatim – Balinusra, Heppy Wulansari menambahkan, peningkatan konsumsi Premium pada Lebaran tahun 2016 ini cukup rendah jika dibandingkan Lebaran tahun 2015.

Pada Lebaran tahun 2015 konsumsi Premium di NTB naik hingga 13 persen, namun pada Lebaran tahun 2016 ini seiring adanya BBM jenis Pertalite, peningkatan Premium relatif kecil. “Konsumsi Pertalite melonjak sangat signifikan di NTB,” kata Heppy.

Heppy menambahkan, peningkatan konsumsi Pertamax di NTB pada Lebaran 2016 ini lebih tinggi dibandingkan konsumsi Pertamax pada Lebaran tahun 2015 yang mencapai 20 persen. (luk)