Lapak PKL Sangkareang dan Eks RSUP Ditutup

MATARAM – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Mataram akan membongkar lapak PKL yang ada di Jalan Harimau Eks RSUP karena selama ini membuat kumuh. Selain itu, yang akan dibongkar adalah lapak PKL di Taman Sangkareang. Lapak disini ditutup sementara selama pelaksanaaan Hari Anak Nasional dan Forum Anak Nasional (HAN dan FAN).”Mulai besok PKL yang ada di Taman Sangkareang diminta tidak jualan dulu sampai acara selesai,” ungkap Bayu Pancapati Kabid Tibum dan Tibmas Pol PP Kota Mataram kemarin.

Hal ini disampaikan ke PKL lewat surat yang dikirim ke masing-masing pedagang. Penutupan sementara itu diakui sering dilakukan jika ada kegiatan-kegiatan besar.”PKL sudah paham, karena sudah sering kita lakukan,” tegas Bayu.

Kalau PKL ini tidak ditutup, nanti malah akan menjadi biang kemacetan. Itu sebabnya ditutup untuk tiga hari

BACA JUGA :  Hultah NWDI, PKL Rebutan Lahan Kosong

Hari ini Pol PP akan mengumpulkan seluruh pedagang untuk memberitahukan bahwa sejak tanggal 21 Juli ini tidak ada aktivitas berjualan.

Sementara itu lapak PKL di eks RSUP juga akan ditutup. Pol PP sudah melakukan komunikasi dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Kota Mataram. Dan APKLI sudah menyampaikan informasi ini ke para pedagang.

Meski rumah sakit dipindah, sebagian pedagang masih bertahan berjualan di eks RSUP. Masalahnya, lapak PKL setempat dianggap kumuh, apalagi lokasinya di samping kantor Gubernur NTB.” Kita sudah komunikasi, dan besok akan ditertibkan,” ungkapnya.(ami)