Lama Tak Berkiprah, Timnas Indonesia Waspadai Tim Tetangga

JAKARTA–Setelah lama tidak berkiprah di perhelatan sepak bola dunia, Indonesia harus terus mencermati perkembangan tim nasional negara tetangga bila tak ingin lebih jauh tertinggal. Secara khusus, timnas yang disiapkan untuk SEA Games 2017 yang bakal digelar di Malaysia, harus berbenah sejak sekarang.

Indonesia baru saja dicabut sanksinya oleh FIFA, namun, peringatan sudah diberikan negara tetangga, Thailand. Timnas Negeri Gajah Putih ini merebut baru saja merebut trofi Piala Negara-Negara (Nations Cup). Di laga final, Minggu (6/6), Thailand kembali menunjukkan superioritas di regional ASEAN dengan menekuk Malaysia, skor 2-1.

Pertandingan Piala Negara-Negara digelar di Stadion Hang Jebat, Melaka, 3-6 Juni 2016. Selain tuan rumah Malaysia dan Thailand, kejuaraan ini juga diikuti Singapura serta Vietnam. Seluruh peserta menurunkan timnas U-21 yang mayoritas merupakan proyeksi SEA Games 2017.

Untuk pertandingan perebutan peringkat ketiga, Vietnam berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 5-4 dalam adu penalti setelah dalam waktu normal kedua tim bermain sama kuat, 2-2. Mengutip pernyataan pelatih Timnas U-21 Malaysia, Frank Bernhardt, tim peserta di kejuaraan ini merupakan proyeksi timnas yang bakal berlaga di SEA Games 2017, tak terkecuali timnas Malaysia.

Ajang ini dijalani serius oleh timnas Harimau Malaysia muda. Frank Bernhardt mengaku ingin mengetahui sampai di mana kekuatan tim yang dibangunnya sejak akhir Desember 2015. Hasilnya, ia menilai timnas U-21 Malaysia proyeksi SEA Games 2017 masih butuh kekuatan dan stamina untuk bisa mencapai prestasi lebih baik.

“Para pemain tidak cukup fit untuk bermain selama 90 menit. Sedangkan pemain Thailand jauh lebih bugar, lebih kuat, dan lebih cepat. Kami perlu lebih banyak waktu untuk memperkecil ketertinggalan dengan Thailand,” kata pelatih asal Jerman itu seperti dikutip di The Star.

Kalimat itu sekaligus menegaskan bila kelas timnas Thailand sejauh ini masih di atas pesaing mereka di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, yang absen dalam kejuaraan itu. Bila itu tak cukup, pada hari yang sama Thailand menambah deretan trofi dengan meraih juara King’s Cup dan Piala AFF U-14 (timnas putri). Di final King’s Cup ke-44, Thailand mengandaskan Yordania 2-0 di Stadion Rajamanggala, Bangkok. Sedangkan timnas putri Thailand mengalahkan Filipina 1-0 di partai puncak Piala AFF U-14.

Nantinya, Malaysia bakal memperbaiki diri dengan menggelar pemusatan latihan di Chiba, Jepang, 10-28 Juni 2016. Di sisi lain, Indonesia masih terus mencari pelatih yang akan menduduki kursi panas nakhoda timnas. Secara khusus, kandidat untuk pelatih Timnas U-19 mengerucut pada Maman Suryaman dan Rudy Eka Priyambada sementara Nilmaizar dan Rahmad Darmawan jadi kandidat pelatih senior.

Dari rencana yang pernah diungkapkan Komite Pengembangan dan Teknik PSSI, di pundak tim pelatih Timnas U-19 itulah nantinya pembentukan dan persiapan timnas Indonesia untuk SEA Games 2017 serta Asian Games 2018 akan dibebankan.(amd)

BACA JUGA :  Timnas Futsal Indonesia Fokus Taktikal