Lakalantas, Ayah dan Anak Tewas

DIAMANKAN: Inilah dua kendaraan yang digunakan korban tabrakan maut yang diamankan petugas kepolisian.

PRAYA-Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di simpang empat Bangket Tengak Kelurahan Praya, merenggut korban jiwa.

Bahkan, dua sekali gus. Yakni, Ahmad Junaidi, 60 tahun, dan Amira Nur Fasriyanti, 7 tahun, warga Lingkungan Karang Bulayak Kelurahan Tiwu Galih Kecamatan Praya. Ayah dan anak ini tewas setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Praya, sekitar pukul 08.30 Wita, kemarin (13/1). Sesuai keterangan aparat kepolisian, kejadian itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita.

Waktu itu, Junaidi hedak mengantar anaknya Amira pergi ke sekolah.  Keduanya berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Suzuki Spin bernopol DR 6554 SW. Mereka datang  dari arah timur menuju ke barat. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), datang sepeda motor jenis Yamaha Xabre bernopol DR 6864 TS yang dikendarai Dimas Rifki Nur, dari arah utara.

Remaja 16 tahun ini asal BTN Renteng Permai Keluarangan Renteng Praya, ini dikabarkan mengebut menuju selatan. Sehingga tabrakan pun tak terhindari. Akibatnya, Junaidi, Amira dan Dimas harus dilarikan ke RSUD Praya, untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayang, nyawa Junaidi dan Amira tak tertolong. Ayah dan anak ini menghembuskan napas terakhirnya di ranjang rumah sakit tersebut. ‘’Dimas sendiri dikabarkan selamat dan masih mendapatkan perawatan intensif di RSUD Praya,’’ ungkap Kasatlantas Polres Lombok Tengah, AKP Pratiwi Nofiani, kemarin.

[postingan number=3 tag=”lakalantas”]

Atas kejadian itu, pihaknya sudah mengamankan kedua kendaraan yang digunakan korban ke Mapolres Lombok Tengah, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Namun, pihaknya belum bisa memeriksa korban. Terutama Junaidi dan Amira yang sudah meninggal dunia. Pihaknya baru mengorek keterangan saksi yang melihat kejadian tersebut. ‘’Yang pasti kedua pengendara ini tidak menggunakan keamanan dalam berekendara, seperti helm maupun surat-surat kendaraan,’’ sebutnya.

Oleh karena itu, imbau perwira balok tiga ini, pihaknya mengharapkan semua pengendara mengutamakan keselamatan dengan menaati aturan lalu lintas. Terutama menggunakan helm standar sebagai penangkal keselamatan berkendara. ‘’Kejadian ini contoh bagi pengendara lainnya agar menaati tertib berlalu lintas dengan memkai helm, melengkapi surat-surat, dan taat rambu-rambu jalan,’’ imbuhnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid