Lagi, Mataram Mendominasi Kasus Baru Covid-19

Data Covid-19 Provinsi NTB tanggal 28 Januari 2021

MATARAM – Kota Mataram mengalami lonjakan kasus baru positif Covid-19 yang cukup tinggi dalam tiga hari terakhir ini.

Data Gugus Tugas Provinsi NTB pada Kamis (28/1/2021), dari 83 kasus positif baru, 24 kasus disumbangkan dari Kota Mataram. Hal ini diketahui dari hasil pemeriksaan 226 sampel baru Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR Prodia, Laboratorium PCR RSAD
Wira Bhakti Mataram, TCM RSUD Gerung dan Laboratorium TCM RSUD Dompu. Hasilnya 130 sampel negatif, 13 sampel positif ulangan, dan 83 sampel kasus baru positif Covid-19. Kasus baru positif tersebut.

Selain dari Kota Mataram, kasus positif baru berasal dari Sumbawa dengan 14 kasus, Lombok Timur 13 kasus, Lombok Barat enam kasus, Sumbawa Barat lima kasus, Kota Bima lima kasus, Lombok Tengah dan Lombok Utara masing-masing dua kasus. Selain itu, terdapat satu kasus dari Warga Negara Asing (WNA) serta 11 kasus dari warga dengan KTP luar NTB.

Pada hari yang sama terdapat 37 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid19. Rinciannya,dari Sumbawa 13 orang, Kota Bima delapan orang, Kota Mataram enam orang dan Sumbawa Barat lima orang. Selain itu dari Lombok Timur empat orang dan Lombok Barat satu orang. Terdapat juga penambahan kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 6179 atas nama S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Kara, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Pasien tidak memiliki penyakit komorbid. Satu lagi,
pasien nomor 7008 atas nama S, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Madana, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Pasien memiliki penyakit komorbid.

”Dengan adanya tambahan 83 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 37 tambahan sembuh baru, dan dua kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif
Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (28/01/2021) sebanyak 7.416 orang, dengan perincian 5.738 rang sudah sembuh, 328 meninggal dunia, serta 1.350 orang
masih positif,” kata Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan
Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi dalam siaran persnya Kamis malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 14.969 orang dengan perincian 356 orang (2,4%) masih dalam isolasi, 94 orang (0,6%) masih berstatus probable, 14.519 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 50.481 orang, terdiri dari 2.811 orang (5,6%) masih dalam karantina dan
47.670 orang (94,4%) selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 109.640 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 635 orang (0,6%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.005 orang (99,4%).

”Terima kasih kepada masyarakat yang telah mengikuti imbauan pemerintah dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Terima kasih juga kepada seluruh petugas, baik dari jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-NTB juga kepada aparat TNI dan Polri serta seluruh petugas kesehatan dan aparat terkait lainnya. Mari kita terus memperkuat kolaborasi, kerja sama dan tetap semangat untuk melakukan pembinaan, sosialisasi dan edukasi secara humanis dan persuasif untuk meminimalisir jatuhnya korban akibat Covid-19,” imbaunya.(rl)