Kuras Seisi Rumah, Empat Pelaku Ditangkap

BERI KETERANGAN: Kapolresta Mataram Kombes Pol Hery Wahyudi didampingi Kasat Reskrim Kompol I Kadek Adi Budi Astawa saat memberikan keterangan pada jumpa pers, Senin (8/3). (DERY HARJAN)

MATARAM –Tim Puma Satreskrim Polresta Mataram menangkap empat pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Keempat pelaku masing-masing ZH (27), NR (33), IK (42), dan SR (32).

Keempat pelaku ditangkap atas laporan polisi LP/K/208/XI/NTB/Resta MTR/Sek Mataram pada 1 November 2019. Di mana telah terjadi aksi pencurian di perumahan Cristal Regency Jalan Bung Karno, Kelurahan Mataram timur, Kota Mataram pada 28 Oktober 2019. Korbannya adalah I Ketut Brata Mulyawan.

Dalam laporannya ke polisi, korban mengaku rumahnya dimasuki maling. Sejumlah barang berharga pun diembat maling berupa 1 lemari es, 1 spring bad, 1 bor listrik, 1 mesin serut listrik, dan 2 mesin potong listrik. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan melakukan penyelidikan.

Untuk mengungkap pelakunya ternyata polisi membutuhkan waktu yang lama. Sebab minim petunjuk. Kasus ini kemudian terungkap usai salah satu dari pelaku yakni NR ditangkap lebih dulu di kasus lain. Lalu barang buktinya mengarah pada kasus ini. “Setelah dikembangkan para pelaku yang terlibat berhasil diungkap. Kemarin, mereka langsung diamankan,” kata  Kapolresta Mataram Kombes Pol Heri Wahyudi, Senin (8/3).

Salah satu pelaku yang ditangkap ternyata adalah tukang cat yang saat itu bekerja di rumah korban yakni ZH. Heri menjelaskan, ZH ini memamfaatkan situasi di mana korban sedang tidak berada di rumahnya. “Saat itu korban sedang berada di luar daerah. Pelaku ZH kemudian memamfaatkan waktu tersebut untuk mengajak rekannya mengambil barang korban,” ujarnya.

Pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang yang tidak terkunci. Pelaku ZH lalu membuka pintu yang kuncinya diletakkan pemilik di pojok rumah. “Pelaku ZH ini bekerja di situ, jadi dia tahu di mana kunci disimpan oleh pemilik rumah. Dia kemudian mengajak temannya untuk mencuri. Kejadiannya sekitar pukul 11.30 WITA. Seolah-olah rumah tersebut pindahan atau boyongan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan. Pelaku membawa mobil pikap untuk mengangkut barang curian,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Kadi Budi Astawa menambahkan, usai berhasil mencuri barang korban, para pelaku langsung menjualnya. Seluruh barang hasil curian dijual seharga Rp 2.000.000. “Semua dijual dapat uang Rp 2.000.000 kemudian dibagi empat. Masing-masing mendapat Rp 500.000,” jelasnya.

Uang tersebut kemudian digunakan para pelaku untuk kebutuhan sehari-harinya. Kini guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku bersama barang bukti diamankan di Polresta Mataram.

Keempat pelaku curat ini terancam dijerat Pasal 363 ayat 1 ke-3 KUHP tentang pencurian dengan ancaman maksimal 7 tahun hukuman penjara. (der)