Kuota Penonton MotoGP Dikurangi Menjadi 60 Ribu Orang

Presiden Joko Widodo memutuskan mengurangi kuota penonton MotoGP yang digelar tanggal 18-20 Maret 2022.(ist)

MATARAM – Pemerintah memutuskan mengurangi kuota jumlah penonton MotoGP yang digelar tanggal 18-20 Maret 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan terkait pelaksanaan ajang balap motor dunia ini menyusul kasus penularan Covid-19 yang masih tinggi. Sebelumnya, Pemerintah mengizinkan MotoGP Mandalika yang digelar pada 18-20 Maret 2022 itu bisa ditonton secara langsung oleh 100.000 orang. Namun kini jumlah itu dikurangi 40 persen atau hanya menyisakan 60.000 orang saja. “Arahan Presiden terkait Mandalika (MotoGP) yang semula penontonnya 100.000, maka diturunkan menjadi 60.000 dengan situasi yang ada saat ini,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers usai rapat terbatas (Ratas) pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Minggu sore (27/2).

Baca Juga :  Bukan Jalan Umum, Dilarang Masuk Jalur Utama Sirkuit MotoGP

Airlangga menjelaskan, keputusan itu merupakan penyesuaian atas kondisi pandemi Covid-19 di sekitar kawasan Provinsi NTB. Di mana terkini mencapai 3.200 kasus, namun dengan tren penyebaran di bawah nasional.
Persiapan vaksinasi masyarakat di kawasan untuk menyambut ajang yang disponsori oleh Dorna Sports tersebut masih akan terus digenjot. ” Terkait dengan persiapan MotoGP, terlihat di Mataram vaksinasinya sudah 115 persen dosis pertama dan dosis kedua 84 persen. Secara keseluruhan, Lombok Tengah 91,5 persen dosis pertama dan dosis kedua 74 persen, vaksin ketiga 1,2 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  Fitra NTB Sarankan Pinjaman Rp 750 Miliar untuk Program Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Sementara itu, vaksinasi Provinsi NTB secara keseluruhan mencapai 91,4 persen untuk dosis pertama, 65,3 persen untuk dosis kedua, dan 2,6 persen untuk dosis ketiga.

Sebelumnya pada Senin (21/2), Menko Airlangga juga sudah menyampaikan bahwa kasus aktif Covid-19 di NTB sempat melampaui puncak kasus gelombang varian Delta namun trennya sudah mengalami penurunan.

Airlangga pemerintah terus melakukan akselerasi realisasi vaksinasi dosis kedua dan dosis penguat di wilayah setempat sebagai langkah mitigasi dan persiapan sebelum gelaran MotoGP seri kedua musim 2022. (rmol/rl)

Komentar Anda