Kuota FLPP Habis, REI NTB Tawarkan Program SSB

REI NTB
Suasana pertemuan pengurus inti DPD REI NTB

NTB Dapat Kuota 1.400 Unit Rumah Program Pembiayaan SSB

MATARAM – Tingginya animo masyarakat di NTB yang masuk kategori berpenghasilan rendah (MBR) untuk mengajukan kredit kepemilikan rumah subsidi membuat kuota untuk Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dalam hitungan hari langsung ludes terjual. Padahal, baru beberapa hari beberapa perbankan mendapatkan jatah penambahan ratusan unit pembiayaan rumah subsidi dari pemerintah pusat, namun beberapa hari langsung habis melakukan akad penjualan kepada konsumen.

Melihat animo masyarakat yang cukup tinggi, DPD Real Estate Indonesia (REI) NTB bersama Bank BTN memberikan alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan rumah impian yang hampir sama dengan program FLPP rumah subsidi. REI NTB bersama Bank BTN akan menyiapkan pembiayaan perumahan dalam program Subsidi Selisih Bunga (SSB).

Kehadiran SSB ini sebagai pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan pembiayaan perumahan di tengah terbatasnya kuota untuk program FLPP rumah subsidi. Di NTB sendiri untuk program SSB ini sebanyak 1.400 unit yang tersebar di seluruh NTB.

“Program SSB ini hampir sama dengan FLPP rumah subsidi, termasuk bunga yang dikenakan kepada customer. Yang membedakannya hanya SSB ini tidak ada subsidi uang muka Rp 4 juta. Kalau FLPP rumah subsidi ada subsidi uang muka sebesar Rp 4 juta kepada konsumen,” kata Ketua DPD REI NTB H Heri Susanto disela-sela rapat internal pengurus REI NTB di Resto KUPI Hotel Santika Mataram, Rabu (26/8).

Kendati demikian, kata Heri penentuan debitur pengajuan kredit kepemilikan rumah program SSB tetap menjadi kewenangan bank penyalur dalam hal ini Kantor Wilayah Bank BTN Surabaya yang telah menerpakan sistem RPC berbasis komputerisasi untuk memverifikasi pengajuan calon debitur. Pegusaha pengembang perumahan (Developer) sebagai penyedia rumah untuk program SSB ini tetap mengikuti ketentuan Bank BTN, meski dirasa cukup menyusahkan dan menyulitkan dengan penerapan CPR yang dipusatkan di Kanwil Bank BTN di Surabaya.

‘REI NTB akan mencoba menyiapkan rumah dalam program SSB ini. karena yang memiliki program ini hanya Bank BTN dengan jumlah kuota sebanyak 1.400 unit untuk NTB.  Masyarakat bisa memilih program SSB ini, karena kuota FLPP rumah subsidi sudah habis,” jelas Heri.

Sementara itu, Pembina DPD REI NTB Izzat Husein mengatakan, program pembiayaan SSB sebagai salah satu pilihan bagi masyarakat untuk pengajuan rumah murah di tengah keterbatasan kuota FLPP rumah subsidi.

“Program SSB untuk perumahan ini hampir sama dengan FLPP rumah subsidi. Yang membedakan hanya tidak adanya subsidi uang muka Rp 4 juta itu saja,” sebutnya.

Izzat yang juga owner dari PT Royal ini optimis program SSB ini akan banyak diminati oleh masyarakat di NTB, terutama pangsa pasar generasi milenial.

“Insyaallah program SSB ini bisa masuk di generasi milenial, karena hampir tidak ada bedanya dengan program FLPP rumah subsidi,” ujarnya. (luk)

BACA JUGA :  REI NTB Usulkan Harga Rumah Subsidi Rp 158 Juta
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaTagih Hutang, Pisau Cuter Melayang
Berita berikutnyaBegal Sadis di Sekotong Dihukum Berat