Kuota Beasiswa Bidikmisi Unram Belum Jelas

UNRAM
UNRAM

MATARAM—Jumlah kuota program beasiswa Bidikmisi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Universitas Mataram (Unram) belum diputuskan oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti). Akibatnya, jumlah pasti kuota yang akan didapatkan Unram terbilang juga belum jelas.

Wakil Rektor I Unram Prof. Dr. Ir. Lalu Wiresapta Karyadi, M.Si mengatakan, berdasarkan informasi dari pusat, pada tahun ini kuota Bidikmisi kembali ditambah. Adapun tujuannya tidak lain dan tidak bukan agar mereka yang memiliki prestasi disekolah tidak terhenti, meski tidak ada biaya.

Dengan demikian, pemerintah memfasilitasi mereka melalui beasiswa Bidikmisi yang akan diterima selama delapan semester. Hanya saja, di Unram belum diputuskan, sehingga pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa kuotanya. “Ada informasi kuota Bidikmisi akan bertambah, tapi jumlah pastinya belum diputuskan pihak pusat. Makanya belum jelas juga,” katanya Senin kemarin (19/3).

Dijelaskan, beasiswa Bidikmisi adalah subsidi pendidikan yang diberikan oleh pemerintah melalui Menristek Dikti untuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, namun memiliki prestasi. Baik prestasi di bidang akademik maupun non akademik, seperti Olahraga, Seni dan beberapa keahlian khusus lainnya. Harapan pemerintah dengan adanya beasiswa ini mereka yang ingin melanjutkan kuliah tidak lagi bingung karena tidak ada biaya.

Jika dikalkulasi jumlah beasiswa yang diberikan tidak hanya untuk keperluan membayar semester saja, melainkan biaya hidup perbulan dan biaya tempat tinggal. Sehingga bagi mereka yang sudah lulus beasiswa Bidikmisi ini dipastikan biaya selama kuliah terjamin. Tetapi bukan berarti perjuangan belajar sampai disini, melainkan terus berlanjut sampai lulus kuliah. “Beasiswa Bidikmisi ini jumlahnya cukup banyak, makanya sangat diburu. Namun sementara ini jumlahnya belum pasti berapa,” lanjutnya.

Namun perlu diketahui sambung Wire, beasiswa ini memiliki resiko dan konsekwensi. Pasalnya, bukan tidak mungkin jika mahasiswa yang bersangkutan terbukti tidak berprestasi selama kuliah, maka beasiswa akan dicabut. Bahkan penerima dituntut mengembalikan dua kali lipat semua beasiswa yang diterima.

Sehingga mahasiswa penerima beasiswa diwajibkan untuk meningkatkan prestasinya, baik dibidang akademik maupun non akademik. “Melalui beasiswa Bidikmisi ini, diharapakan setidaknya bagi mereka yang berprestasi akan terbuka luas untuk tetap melanjutkan kuliah, meski keterbatasan ekonomi membelit keluarga,” tutupnya. (rie)