Krisis Listrik NTB Belum Berakhir

MATARAM—Perseroan Terbatas (PT) Perusahaan Listik Negara (PLN) Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) belum mampu mengatasi krisis listrik yang saat ini masih menghantui. Sehingga berdampak pada masih seringnya pemadahan lampu secara tiba-tiba.

Bahkan target tidak adanya pemadaman listrik di NTB, tidak berani dipastikan General Manager (GM) PT PLN (persero) Wilayah NTB, Karyawan Aji. “Pembangunan pembangkit listri di NTB masih dilakukan secara betahap,” kata GM PT PLN (persero) Wilayah NTB, Kurniawan Aji di Mataram, Kamis (2/6).

Disebutkannya, bahwa PT PLN secara bertahap mulai membangun pembakit listrik yang rencananya sebanyak 500 MW hingga tahun 2019 untuk memenuhi kebutuhan listrik Pulau Lombok. Tahun ini sudah mulai di bangun pembagkit listrik di Pulau Lombok dengan kapasitas daya sebesar 50 mega watt (MW).

Terdapat di beberapa titik untuk pembangunan pembakit listrik d Pulau Lombok untuk memenuhi kapasitas daya sebesa 500 MW hingga tahun 2019 mendatang. Salah satunya pembangkit listrik yang ada di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat.

Begitu juga akan adanya pembanguan instalasi jaringan pembagkit listrik di Sambelia, Lombok Timur, di PLTMH di Kabupaten Lombok Tengah dan bebrapa titik lainnya yang ada di Kabupaten Lombok Utara termasuk di Kota Mataram.

“Akhir tahun 2019 sudah ada lagi krisis listrik di Pulau Lombok. Daya sebesar 500 MW itu bisa mengaliri listrik sebanyak-banyak di Pulau Lombok,” kata Kurniawan Aji.

Kurniawan Aji juga menyambut baik rencana adanya sejumlah investor baik dalam negeri maupun luar negeri yang menanamkan investasinya di bidang energy. Seperti adanya rencana investor membangun pembangkit listrik geothermal di wilayah Gununng Rinjani, dan juga di Kabupaten Lombok Utara.

“Kami sangat mendukung kalau ada investor yang membangun geothermal di Lombok. Itu bisa memberi positif terhadap lingkungan hidup dan PT PLN siap mendukung sebagai operator penyuplai daya listik,” ujarnya. (luk)

BACA JUGA :  Upsus Pajale Sukses Tingkatkan Produksi Pangan NTB