KPU Unggulkan Zul-Rohmi, Tim Suhaili-Amin Sangka Server KPU Diretas

Quick Count KPU NTB
Quick Count KPU NTB

MATARAM – Klaim kemenangan antar pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTB 2018-2023 tak perlu diperpanjang.

Semua pihak harus menyikapinya dengan dewasa dan berlapang dada. Sebab, berdasarkan hasil hitungan cepat (quick count) Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB mengunggulkan paslon nomor urut 3 H Zulkieflimanyah dan Hj Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi). Hasil hitungan cepat KPU ini dapat diakses secara terbuka dan diperbarui secara berkala di laman infopemilu.kpu.go.id.

BACA JUGA: Kemenangan Zul-Rohmi Didukung TGB Effect ?

Hingga Jumat kemarin (29/6), laman ini menampilkan perolehan suara masuk mencapai 98,79 persen dari  8235 TPS dengan total 8336 TPS se NTB. Dari data tersebut terlihat pasangan Zul-Rohmi mendulang 796.633 suara atau 31,63 persen. Raihan kedua jatuh pada paslon nomor urut 1 HM Suhaili FT dan H Muhammad Amin (Suhaili-Amin) 669.216 suara atau 26,57 persen. Kemudian urutan ketiga diraih paslon nomor urut 2 TGH Ahyar Abduh dan H Mori Hanafi (Ahyar-Mori) 631.487 suara atau 25,07 persen. Dan urutan paling buntut diraih nomor urut 4 HM Ali Bin Dachlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti) 421.074 suara atau 16,72 persen.

Dari data tersebut terlihat sebaran raihan suara menunjukkan keunggulan demografis dan kedekatan kultural bagi masing-masing daerah asal paslon. Zulkiflimansyah yang berasal dari Sumbawa meraih kemenangan telak di Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Di KSB, pasangan Zul-Rohmi memborong 63,42 persen dari total 100 persen data perolehan suara yang telah dihimpun. Di Sumbawa, Zul-Rohmi meraih kemenangan lebih telak lagi mencapai 70 persen lebih.

Sedangkan di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu dimenangkan pasangan Ahyar-Mori. Paslon nomor urut 2 ini meraih  58,05 persen, 52,26 persen dan 47,85 persen. Di Lombok Timur, pasangan Zul-Rohmi unggul dengan raihan 37,87 persen suara. Diikuti Ali-Sakti 33,79 persen, Suhaili-Amin 18,46 persen dan Ahyar-Mori 9,88 persen.