Kota Mataram Raih STBM Award 2021 dari Kemenkes

Kategori Sanitasi Berkesetaraan Gender dan Inklusif

BUDAYA BERSIH: Para siswa di Kota Mataram dibiasakan melakukan budaya bersih, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, sebelum memasuki ruang kelas. (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM — Pemerintah Kota Mataram meraih penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2021 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Jumat (15/10). Penghargaan diberikan kepada Pemerintah Kota Mataram secara daring yang bertepatan dengan Perayaan Nasional Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia.

Kota Mataram saat ini sudah mencatat 100% akses sanitasi dan dinyatakan lolos verifikasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (Open Defecation Free) oleh Tim Verifikator Provinsi NTB pada bulan 28 Agustus 2021.

Pemerintah Kota Mataram mendapatkan STBM Award kategori Demand Creation Terbaik atas prestasi dan komitmennya dalam memberantas Buang Air Besar Sembarangan dan melaksanakan kampanye Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang berkesetaraan gender dan inklusif (STBM-GESI).

Kepala Bappeda Kota Mataram, Muhammad Ramayoga, SE. MM, menyampaikan bahwa  pelaksanaan STBM ini sesuai dengan visi Kota Mataram yakni HARUM (Harmoni, Aman, Ramah, Unggul dan Mandiri). “STBM juga turut mendukung misi Kota Mataram yakni mewujudkan SDM yang berkualitas dan berkarakter, serta meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastuktur yang berkelanjutan dan berkeadilan,” katanya.

Baca Juga :  Ada 111 TKA, Tidak Ada Asal China

Disampaikan Yoga, Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) melalui WINNER Project telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Mataram, untuk mendukung pelaksanaan kampanye STBM-GESI sejak 2018 hingga saat ini.

“Melalui pendekatan STBM-GESI, Plan Indonesia mendorong pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakan STBM dengan lebih memperhatikan kelompok marjinal termasuk perempuan, anak perempuan, penyandang disabilitas dan Lansia,” tutur Yoga.

Sementara WINNER Project Manager Plan Indonesia, Herie Ferdian mengakui kalau Pemerintah Kota Mataram telah bekerja sama dengan Plan Indonesia untuk meningkatkan akses terhadap sarana sanitasi dan kebersihan di Kota Mataram. Upaya bersama ini bertujuan untuk memperkuat regulasi terkait STBM.

“Melalui kerja sama yang telah terjalin lama ini kami juga berfokus pada peningkatan permintaan masyarakat untuk fasilitas dan praktik sanitasi yang lebih baik melalui pemicuan dan promosi STBM-GESI. Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Mataram terhadap sanitasi berkesetaraan gender dan inklusif yang telah berkontribusi dalam pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan,” papar Herie.

Baca Juga :  Kualitas Jalan Buruk Jadi Sorotan

Bersama Plan Indonesia, pemerintah Kota Mataram meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan produk dan jasa sanitasi yang inklusif. Kota Mataram telah berhasil meningkatkan akses sanitasi yang inklusif di kelurahan dan sekolah dengan tercapainya 100 persen akses sanitasi.

Turut hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr.H Usman Hadi dalam penerimaan STBM Award Kota Mataram yang dilaksanakan di Kantor Bappeda Kota Mataram tersebut.

Usman Hadi menyampaikan ucapan selamat kepada Kota Mataram baik masyarakat dan pemerintah lintas sector yang telah meraih STBM Award 2021 di katergori Demand Creation ini.  Hal ini merupakan tanggung jawab Kota Mataram menuntaskan 4 Pilar STBM lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, pemerintah dan Plan Indonesia yang sudah bekerja sama dalam mewujudkan capaian ini. Mudah-mudahan tahun depan Kota Mataram bisa melanjutkan untuk pencapaian Deklarasi 5 Pilar STBM,” tutup Usman. (gt)