Kota Mataram Belum Bebas dari Rumah Kumuh

Kota Mataram Belum Bebas dari Rumah Kumuh
RUMAH KUMUH : Di Lingkungan Karang Rundun ini masih banyak ditemukan rumah kumuh yang belum mendapatkan bantuan. (Sudir/Radar lombok)

MATARAM-Kota Mataram belum bebas dari rumah kumuh. Rumah tidak layak huni masih banyak di kota ini, seperti di Lingkungan Karang Rundun Kelurahan Bertais. Di sini ada sekitar 30 rumah tidak layak huni bisa ditemukan.

Kepala Lingkungan Karang Rundun, Abdul Hamid mengatakan, semua rumah kumuh telah terdata. “ Kita telah usulkan kurang lebih 30 unit untuk diperbaiki,” katanya kepada Radar Lombok kemarin.

Rata-rata penghuni rumah kumuh itu adalah buruh kasar terutama di pasar-pasar tradisional.  Dengan adanya program “Kotaku” yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Mataram, diharapkan penuntasn rumah kumuh cepat terealisasi. “Dari  informasi tahun 2018 mendatang akan diperbaiki melalui program Kotaku,” katanya.

BACA JUGA :  Mataram Great Sale Jadi Sorotan

Idealnya, perbaikan rumah kumuh meliputi atap, dinding  dan lantai (Aladin). Ia berharap hal ini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Mataram sehingga bebas dari rumah kumuh pada tahun 2018 mendatang.

Program perbaikan rumah kumuh masuk di Dinas Perumahan dan Kawasan permukiman. Sebanyak 6 ribu rumah kumuh sejak tahun 2010 lalu telah diperbaiki. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman H. Kemal Islam mengatakan, program perbaikan tetap berjalan.

Dikatakannya, pemberian bantuan pemugaran tidak dalam bentuk uang, tetapi bahan bangunan sesuai kebutuhan warga seperti semen, bata, kayu dan seng. Sehingga tidak terjadi penyelewengan.(dir)