Kota Bima Penyumbang 17 Kasus Baru Positif

UPDATE : Data peta perkembangan Covid-19 di NTB tanggal 10 November 2020

MATARAM-Kasus baru positif Covid-19 di NTB masih relatif tinggi, meski di satu sisi angka kesembuhan juga terus bertambah.

Angka kasus baru positif kambali melonjak di Kota Bima sebanyak 17 kasus. Data Gugus Tugas Provinsi NTB mencatat tambahan kasus baru positif Covid-19 pada Selasa (10/11) sebanyak 36 kasus. Hal ini diketahui setelah pemeriksaan 232 sampel di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB,
Laboratorium PCR RSUD dr. R. Soedjono Selong, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD
Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Kota Mataram, Laboratorium TCM RSUD Dompu, dan Laboratorium TCM RSUD Praya. Hasilnya 183 sampel negatif, 13 sampel positif ulangan, dan 36 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dari angka jumlah kasus baru positif tersebut, Kota Bima kambali menjadi daerah penyumbang angka positif tertinggi sebanyak 17 kasus. Sisanya dari Mataram satu kasus, Lombok Barat dua kasus, Lombok Tengah dua kasus, Lombok Timur empat kasus, Sumbawa sembilan kasus dan Dompu satu kasus.

Pada hari yang sama juga ditemukan tambahan 11 pasien selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19 setelah melalui tahapan uji swab dua kali negatif. Terbanyak dari Lombok Barat lima orang, sisanya Lombok Utara satu orang, Sumbawa Barat dua orang dan Sumbawa tiga orang. “Dengan adanya tambahan 36 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 11 tambahan sembuh baru, dan tidak
ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (10/11/2020) sebanyak 4.279 orang, dengan perincian 3.590 orang sudah sembuh, 230 meninggal dunia, serta 459 orang masih positif,” jelas Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Provinsi NTB, Lalu Gita Ariadi melalui press release pada Selasa malam.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah kasus suspek sebanyak 12.700 orang dengan perincian 316 orang (2,4%) masih dalam isolasi, 50 orang (0,6%) masih berstatus probable, 12.334 orang (97%) sudah discarded. Jumlah kontak erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 32.960 orang, terdiri dari 2.367 orang (7%) masih dalam karantina dan 30.593 orang (93%)
selesai karantina. Sedangkan pelaku perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah
terjangkit Covid-19 sebanyak 91.903 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.675 orang (2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 90.228 orang (98%).

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas sosial dan ekonomi. Mencegah penularan Covid-19 dimulai dari penggunaan masker, rajin cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak atau menghindari kerumunan dan
membudayakan pola hidup bersih dan sehat. “Semoga kita tetap bisa aman dan produktif dalam tatanan baru dalam tatanan baru kegidupan di tengah pandemi Covid-19 ini,”imbaunya. (sal)