Korban Pohon Tumbang Dapat Santunan

TUMBANG : Pohon tumbang menimpa dua unit sepeda motor yang terparkir di Jalan Pejanggik dua hari lalu.

MATARAM – Korban pohon tumbang di Jalan Brawijaya  Lingkungan Seganteng atas  nama Safiin, warga Lingkungan Bertais akan mendapat santunan dari Pemerintah Kota Mataram.

Kepala Dinas Perumahan dan Penataan Pemukiman  (PKP) Kota Mataram HM. Kemal Islam mengatakan, sebagai bentuk perhatian, Pemkot akan memberikan santunan kepada keluarga korban.

Kepada wartawan kemarin, Kemal tidak menyebut berapa besaran santunan yang akan diterima keluarga korban.” Pemkot akan memberikan santunan,” kata Kemal.

Soal pepohonan di pinggir jalan memang bukan di bawah pengawasan Dinas PKP. Dalam kasus pohon tumbang di Jalan Brawijaya itu, pohon tertanam di dalam areal gedung SD Internasional. Untuk itu pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu sebelum memberikan santunan.

[postingan number=3 tag=”pohon”]

Pohon yang menjadi tanggung jawab PKP adalah pohon yang ada di pinggir jalan atau di atas trotoar. Meski begitu dalam kasus terbaru ini, Pemkot akan tetap memberikan santunan.” Pasti akan kita berikan santunan kepada keluarga korban,” jelasnya.

Baca Juga :  Cuaca Buruk, Pendakian Rinjani Masih Ditutup

Soal cuaca yang tidak menentu, Wakil Wali Kota Kota Mataram H. Mohan Roliskana kembali mengimbau warga untuk lebih berhati-hati saat menjalankan aktivitas di luar rumah. Kemarin, Mohan memanggil jajaran kepala SKPD teknis terkait diantaranya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dedi Supriadi dan Kepala Dinas PKP H. Kemal Islam untuk membicarakan mengenai tindakan teknis mengatasi dampak cuaca ekstrim yang mengakibatkan pohon-pohon besar tumbang. “Kami mengerahkan tiga dinas teknis yakni BPBD, Dinas PKM, dan Dinas Sosial untuk bergerak bersama-sama,” ungkapnya.

Meski program perampingan pohon telah dilakukan secara rutin, justru muncul situasi yang tidak terduga. Dimana pohon-pohon besar berusia tua justru kondisinya lebih kuat, sedangkan yang tumbang justru pohon-pohon yang lebih kecil dan berusia relatif lebih muda. Karena itu Mohan mengingatkan warga untuk tetap waspada meskipun cuaca telah terlihat sedikit membaik. “ Kalau tidak mendesak sebaiknya tidak beraktivitas di luar dulu,” katanya.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Kota Mataram, Pemecah Gelombang Diminta Segera Dibangun

Mohan mengatakan korban pohon tumbang tercatat sebagai warga Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya.

Sementara itu Sekretaris Lingkungan Hidup dan Kebersihan Unke Gani mengatakan, akibat cuaca buruk, produksi sampah semakin tinggi. Itu disebabkan karena banyaknya daun pohon yang gugur serta banyaknya ranting pohon yang patah dan jatuh. Karena itu pihaknya  menambah jam pengangkutan sampah.(ami)

Komentar Anda