Koperasi Lotim Siap Bersaing di Era Digital

RAKERDA : Kegiatan Rakerda Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Lotim di LLK Selong, Sabtu (27/11).

SELONG –  Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda)  menggelar rapat kerja bertempat di Loka Latihan Kerja (LLK) Selong, Sabtu (18/11).  Rakerda tersebut mengusung tema “Meningkatkan Silaturahmi dan Koordinasi dalam Mewujudkan Koperasi yang Maju dan Mandiri serta Siap Bersaing di Era Digital”. Rakerda dihadiri Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy, Ketua Dekopinwil NTB, termasuk kepala OPD terkait lingkup Pemkab Lotim beserta pengurus koperasi binaan Dekopinda.

Bupati memberikan berbagai masukan  dalam upaya kemajuan koperasi di daerah ini.” Yang paling utama adalah konsolidasi dan koordinasi untuk memajukan koperasi di daerah ini,” ungkap bupati.

BACA JUGA :  Bansos tak Kunjung Cair, Warga Demo Bank

Ia meminta Dekopinda melakukan inventarisasi aset-aset koperasi yang ada di Lotim. Karena Dekopinda merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki wewenang untuk melakukan hal tersebut. “ Soalnya sekarang ini kita lihat ada sejumlah aset koperasi dikelola secara pribadi. Makanya perlu diinventarisir pengelolaannya menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sukiman menyinggung terkait perkembangan koperasi di Lotim dari waktu ke waktu. Dari ratusan koperasi yang ada, adabanyak yang tidak aktif. Berdasarkan data, dari  541 koperasi, tinggal 239 koperasi yang aktif. Sisanya mati suri.” Berkaitan dengan hal tersebut kita meminta Dekopinda  untuk memberdayakan seluruh koperasi, salah satunya melalui penggabungan koperasi di masing-masing tingkatan. Dengan begitu seluruh koperasi menjadi berdaya. Apalagi Kementerian Koperasi menjanjikan dukungan pendanaan hingga miliaran rupiah bagi gabungan koperasi,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Honorer Diprioritaskan Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Sukiman juga mengingatkan pentingnya mendorong digitalisasi koperasi. Tidak hanya untuk kemajuan melainkan pula untuk keterbukaan.  Untuk semua koperasi di Lotim bisa diberikan terutama koperasi yang tidak tertangani dengan baik.(lie/adv)