Koperasi Berkualitas Diseleksi Jadi Penyalur KUR

H. Muhammad Imran (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi NTB pada tahun 2017 ini akan mulai menyeleksi lembaga koperasi yang berkualitas untuk bisa menjadi penyalur kredit usaha rakyat (KUR) bagi anggotanya. Hal tersebut sesuai dengan keinginan Menteri Koperasi UKM RI, agar lembaga koperasi bisa menjadi penyalur KUR.

Kepala Bidang Fasilitasi Simpan Pinjam dan Permodalan (FSPP) Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB, H. Muhammad Imran mengatakan, lembaga koperasi yang nantinya menjadi penyalur KUR harus betul-betul berkualitas dari sisi manejemen pengelolaannya, dan juga modal keuangan dari koperasi tersebut masuk kategori besar. “Koperasi yang akan kita ajukan itu benar-benar berkualitas dan sehat dari keuangannya,” kata Imran, Jum’at kemarin (13/1).

[postingan number=3 tag=”koprasi”]

Di Provinsi NTB lanjut Imran, jumlah lembaga koperasi yang berkualitas dan layak menjadi penyalur KUR ada ratusan koperasi. Kendati demikian, koperasi yang akan diajukan untuk bisa menjadi penyalur KUR harus terleih dahulu mengikuti seleksi yang dilakukan Kemeterian Koperasi UKM RI, kemudian oleh Kementerian Keuangan RI baru diusulkan ke Kemenko Perekonomian untuk diuji kelayakannya.

Jumlah lembaga koperasi di NTB saat ini sudah mencapai 4.077 lembaga. Dari jumlah itu ada sebanyak 1.665 lembaga, atau sekitar 41 persen koperasi dinyatakan tidak aktif. Sementara yang dinyatakan aktif sebanyak 2.412 lembaga atau 59 persen. sementara itu, Dinas Koperasi UKM Provinsi NTB menargetkan sebanyak 2.000 koperasi berkualitas periode 2013-2018.

Koperasi yang saat ini aktip, terus ditingkatkan kualitasnya, melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi pengelola dan pengurus lembaga koperasi agar mampu mengelola keuangan dan usahanya menjadi lebih baik dan naik  kelas. “Kita berharap ada koperasi berkualitas asal NTB menjadi penyalur KUR bagi anggota koperasi,” ujarnya. (luk)