Kontraktor Pelaksana Proyek KIHT di Paokmotong Didemo Warga

DEMO : Puluhan warga berdemo di eks Pasar Paokmotong yang merupakan lokasi Pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Senin (27/9). (M. Gazali/RADAR LOMBOK)

SELONG – Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Micas (Formicas) berdemo di eks pasar Paokmotong yang merupakan lokasi pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT), Senin (27/9). Mereka menduga ada praktek pungli dalam pengerjaan proyek tersebut. Demo dikawal aparat keamanan.

Warga mensinyalir ada oknum yang melakukan pungli dalam proyek pembangunan KIHT dengan nilai Rp 27 miliar itu. Mereka menduga ada kongkalikong antara pihak perusahaan pemenang tender yakni PT. Unggul Sukaja Kso dengan pihak dinas atau instansi terkait di Provinsi NTB.”Pembanguan KIHT tidak transparan, kami menduga adanya indikasi pungli dan kongkalikong. Ngerinya lagi adanya info PT ini di beberapa daerah di-blacklist,” ungkap Zuarno Saputra, salah satu pendemo.

Baca Juga :  71 Balon Kades Jalani Tes Akademik

Karenanya ia meminta aparat penegak hukum (APH) mengawasi pembangunan KIHT. Karena ada dugaan permainan dengan memanfaatkan jabatan dengan ikut melakukan tindakan pembelian material tanah uruk yang tidak sesuai Satuan Standar Harga (SSH).”Kami minta kepada kepolisian dan kejaksaan untuk melakukan pengawasan,” imbuhnya.

Pendemo lainnya, Arifin, dalam orasinya, meminta pihak perusahan memberikan tali asih kepada warga yang berada di sekitar proyek. “ Harusnya diberikan tali asih kepada masyarakat yang berada di sekitar pembangun,” lanjutnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Tewas Usai Tenggak Miras

Selain itu pihak perusahan pemenang tender harus melibatkan pengusaha material lokal dan mengakomodir masyarakat sekitar untuk bekerja dalam pembangun KIHT. Ia juga meminta pihak perusahan untuk mengakomodir pengusaha pekerja lokal.”Kita minta perusahan ini untuk melibatkan pengusaha dan masyarakat lokal untuk bisa bekerja,” tandasnya.

Diketahui saat ini proses pembangunan KIHT di eks pasar Paokmotong Kecamatan Masbagik sudah mulai berjalan sejak beberapa hari yang lalu.(lie)

Komentar Anda