Kontraktor Jawa Timur Ramai-ramai Manfaatkan Pembiayaan Bank NTB Syariah Cabang Surabaya

Asset Bank NTB Syariah Cabang Surabaya Tumbuh 160 Persen

BANK NTB SYARIAH CABANG SURABAYA
AKAD : Dirut Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo dengan jajaran di sela-sela penandatangan akad pembiayaan bersama Dirut Dirut PT Anggaza Widya Ridha Mulia, Valentino Vimo Ihsani, Senin (22/8) di Kantor Bank NTB Syariah Cabang Surabaya.

SURABAYA – Bank NTB Syariah terus berupaya memperluas jaringan usahanya, hingga membuka Kantor Cabang di Surabaya. Bahkan yang cukup membanggakan, kehadiran Bank NTB Syariah di Surabaya mampu bersaing dengan puluhan bank umum yang ada.  Jajaran Bank NTB Syariah dalam kurun waktu empat tahun ini mampu menggaet penguusaha kontraktor kelas kakap di Provinsi Jawa Timur.

Bank NTB Syariah Cabang Surabaya, bahkan telah membiayai hingga ratusam miliar belasan kontraktor besar yang ada di Provinsi Jawa Timur. Menariknya lagi, pengusaha konstruksi yang dibiayai tidak hanya berada di wilayah Provinsi Jawa Timur, tapi juga proyek yang ada di Jawa Barat.

“Alhamdulillah kinerja pembiayaan Bank NTB Syariah Cabang Surabaya luar biasa. Bahkan kenaikan asset hingga 160 persen per Juli 2022 ini. Kenaikan asset tentunya ditopang kinerja yang luar biasa di Cabang Surabaya,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo di sela-sela penandatanganan akad pembiayaan bersama salah satu pengusaha/kontraktor ternama di Provinsi Jawa Timur, Senin (22/8). Dalam penandantanganan akad pembiayaan bersama pengusaha Jawa Timur, hadir juga Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah H Usman, Direktur Dana dan Jasa Bank NTB Syariah H Nurul Huda dan Pimpinan Cabang Bank NTB Syariah Surabaya Eka Meidia.

NTB Syariah cabang Surabaya
Dirut Bank NTB Syariah H Kukuh Rahardjo dan jajaran pose bersama dengan pengusaha Surabaya Tulus Setiawan yang juga nasabah pertama Bank NTB Syariah Cabang Surabaya pada tahun 2019.

Bank NTB Syariah memberikan pembiayaan kepada PT Anggaza Widya Ridha Mulia untuk pembangunan proyek Asrama Haji Indramayu Provinsi Jawa Barat. Kontrak pencairan yang diakadkan tersebut, senilai Rp 12 miliar. Di mana total pembiayaan yang diberikan kepada PT Anggaza Widya Ridha Mulia pada tahun 2022 senilai Rp 70 miliar. Penandatanganan akad pembiayaan itu dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT Anggaza Widya Ridha Mulia Valentino Vimo Ihsani.

Baca Juga :  Percobaan Pembobolan Mesin ATM Bank NTB Syariah di Rensing

Selain itu, kontraktor asal Surabaya lainnya juga mulai beramai-ramai menjadikan Bank NTB Syariah sebagai perbankan untuk pembiayaan proyek yang mereka kerjakan. Tidak hanya untuk pekerjaan fisik, tapi juga meubler dan buku.

Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo mengakui jika pembiayaan yang diberikan Cabang Surabaya hampir 90 persen untuk bidang jasa kontraktor. Ini menunjukkan, Bank NTB Syariah menjadi pilihan utama pengusaha asal Jawa Timur dalam pembiayaan proyek yang mereka kerjakan.

“Tentunya, kami memiliki produk yang sesuai dengan keinginan pengusaha asal Jawa Timur. Yang tak kalah pentingnya juga adalah, kecepatan, ketapatan dan fleksibilitas dalam layanan kepada pengusaha Jawa Timur menjadi nilai utamanya,” kata Kukuh Rahardjo.

Kukuh menyebut sejak dibuka Cabang Surabaya pada tahun 2014 hingga 2019, kondisi kegiatan usaha tumbuh negatif, karena selama ini hanya mengandalkan penarikan dana pihak ketiga (DPK). Namun mulai tahun 2019, begitu  konversi menjadi syariah, Cabang Surabaya mulai menyalurkan pembiayaan.

“Alhasil, hingga Juli 2022, asset dimiliki Bank NTB Syariah Cabang Surabaya sudah mencapai Rp 200 miliar atau tumbuh hingga 160 persen dari tahun 2021,” sebutnya.

Dirut PT Anggaza Widya Ridha Mulia, Valentino Vimo Ihsani mengakui jika sebagian besar proyek yang dikerjakannya dibiayai oleh Bank NTB Syariah. Ia memilih Bank NTB Syariah, produknya sesuai yang diharapkan oleh pengusaha yang bergerak di bidang konstruksi.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Bank NTB Syariah Siapkan Kontra Memori Kasasi

“Saya sangat senang dengan Bank NTB Syariah, karena kualitas layanan yang luar biasa dan produknya sesuai keinginan kontraktor,” ucapnya.

Hal yang sama juga diakui pengusaha /kontraktor asal Surabaya Tulus Setiawan menyebut jika dirinya menggunakan pembiayaan Bank NTB Syariah dalam proyek dikerjakan, karena prinsip syariah dan kualitas layanan, kecepatan dan produknya sesuai yang dibutuhkan oleh pengusaha kontrkator. Menariknya, lagi Tulus Setiawan seorang pengusaha di banyak sektor ini bahkan menjadi nasabah pertama untuk pembiayaan Bank NTB Syariah pada tahun 2019 lalu.

“Saya menggunakan pembiayaan Bank NTB Syariah, karena prinsip syariah dan kualitas layanan, serta produknya yang memang dibutuhkan oleh pengusaha,” ucapnya.

Sementara itu, Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Surabaya Eka Meidia menyebut pembiayaan Bank NTB Syariah Cabang Surabaya hampir 90 persen adalah kepada pengusaha kontraktor. Selain itu, juga membiayaa proyek pembangunan apartemen, hingga pembiayaan pembeliaan roda empat.

“Pengusaha yang kita biayai di Surabaya ini pastinya pengusaha memilik track record bagus. Dan hingga kini, progresnya NPF Cabang Surabaya di angka 0 persen. Kami terus memperluas pembiayaan kepada pengusaha kontraktor dan lainnya di Jawa Timur,” pungkasnya. (luk) 

Komentar Anda