Konsumen Mitsubishi XPander di NTB Perlu Bersabar

Inden 150, Terkirim Baru 3 Unit ke Konsumen

Konsumen Mitsubishi XPander di NTB Perlu Bersabar
XPANDER: Tampak salah satu karyawan Mitsubishi Lombok, siap menerima inden untuk produk Mitsubishi XPander. (LUKMAN HAKIM/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Penjualan Mitsubishi XPander di Provinsi Nusa Tenggara Barat cukup laris manis. Meski konsumen yang sudah inden membutuhkan waktu lebih dari dua bulan baru menerima unit mobil, bukan menjadi halangan, justru jumlah yang inden semakin banyak.

“Mitsubishi XPander yang sudah bisa kami kirim ke konsumen baru 3 unit sejak dilaunching di NTB beberapa bulan lalu,” kata Branch Manager Mitsubishi Lombok, Adi Suryawan, Minggu (22/10).

Ia menyebut bahwa sejak di launching pada awal Agustus lalu untuk Provinsi NTB, jumlah yang sudah inden hingga Oktober ini sebanyak 150 unit. Sementara dari jumlah 150 unit di inden konsumen, yang sudah di deliverykan ke konsumen (customer) baru 3 unit. Jumlah tersebut, tidak sebanding dengan tingginya animo masyarakat di NTB untuk segera mengendarai Mitsubishi XPander.

BACA JUGA :  UUS Bank NTB Bidik Lembaga Pendidikan

Kendati demikian, Adi optimis, konsumen yang sudah inden, tidak adakan berpindah kelain hati. Meski menunggu cukup lama, bahkan bisa lebih dari 3 bulan baru unit Mitsubishi XPander bisa di deliverykan, tidak memudarkan keinginan konsumen untuk memiliki mobil keluaran terbaru Mitsubishi tersebut. “Unit yang kami terima dari kantor pusat masih terbatas, karena pabrik saat ini terus memacu produksi guna bisa memenuhi permintaan pasar,” terang Adi.

Adi juga memastikan konsumen yang sudah inden terlebih dahulu akan menjadi prioritas untuk dikirimkan unit Mitsubishi XPander. Untuk pengiriman unit, disesuaikan dengan konsumen yang terlebih dahulu memesan. Terlebih lagi, saat konsumen melakukan inden, pihak Mitsubishi Lombok telah memberikan penjelasan, dan konsumen memahami serta sanggup menunggu unit untuk proses deliverykan (pengirimin). “Pengiriman unit secara bertahap, sesuai nomor inden dari konsumen,” jelasnya.

Mitsubhisi Xpander dengan kapasitas tujuh penumpang mengusung konsep perpaduan antara MPV dan ketangguhan SUV sehingga memiliki tampilan lebih bergaya dan berkelas. Penampilan ala SUV ini ini terletak pada fender depan yang menggunakan ciri khas Mitsubishi terbaru yakni dynamic shield, yang menggabungkan gaya dinamis dengan eksperesi visual. Desain ini sebelumnya dipakai untuk Outlender dan Pajero Sport.

Produk terbaru Mitsubishi ini memiliki tiga tingkat pencahayaan dengan lampu LED yang dekat dengan kap mesin. Adapun lampu utama berada di bagian tengah dengan desain yang unik, dan lampu kabut diletakkan di bagian terbawah. Secara keseluruhan, dari sisi penampilan bodi, Mitsubishi Xpander kelihatan lebih bongsor dibanding kompetitor lain.

Adapun spesifikasi Mitsubishi Xpander ini adalah berkapasitas mesin 1.500 cc, 
panjang: 4.475 mm, lebar 1.750 mm, tinggi 1.700 mm, ground clearance 205 mm. Generasi terbaru mobil keluarga yang ditawarkan Mitsubishi juga terlihat memberi kenyamanan ruang cukup apik, melalui interiornya yang angat bervariasi, akses mudah ke kursi baris ketiga dan nyaman, kompartemen bagasi juga luas.

BACA JUGA :  Nunggak Pajak, Kendaraan akan Diambil Juru Sita

Untuk sektor pacu, Xpander dijejali mesin MIVEC 1,5 liter. Tenaga ditransmisikan ke roda depan melalui gearbox manual lima-kecepatan atau gearbox otomatis empat-percepatan. Xpander juga dilengkapi tombol tanpa kunci, dan lampu depan akan menyala selama 30 detik setelah pengemudi keluar dari kendaraan.

Adapun untuk type Mitsubishi Xpander yang siap mengaspal di NTB ada 6 type. Diantaranya Mitsubishi Xpander GLX manual harga jual untuk NTB Rp201.100.000, type GLS manual harga jual untuk NTB Rp221.510.000, type AXCEED manual harga jual Rp 227.700.000, AXCEED matic harga jual Rp238.510.000, SPORT matic Rp251.255.000 dan ULTIMATE matic harga jual Rp259.730.000.

“Harga tersebut untuk wilayah Lombok. Unit yang terlebih dahulu didistribusikan, sesuai dengan urutan konsumen yang lebih dahulu inden akan menjadi prioritas,” pungkasnya. (luk)