Kondisi Sekda Membaik, Tunggu Hasil Swab Kedua

Dr Effendi Eko Saswito (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Sekda Kota Mataram, Dr Effendi Eko Saswito masih menjalani pemulihan setelah positif Covid-19. Eko menjalani isolasi mandiri terhitung sejak 30 Desember 2020. Kini kondisi pimpinan ASN tertinggi di Kota Mataram itu terus membaik. Dia mengaku dalam kondisi baik dan sehat-sehat saja. “Alhamdulillah Baik. Saya dalam kondisi sehat,” ujar Eko Saswito membalas pesan Radar Lombok, Selasa kemarin (5/1).

Sejak dinyatakan positif. Sekda melaksanakan isolasi mandiri dikediaman pribadinya. Oleh tim medis, Eko dinyatakan tidak perlu dirawat di rumah sakit. Sekda pun mulai isolasi mandiri dengan pemantauan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram.

Dengan kondisinya yang membaik, Eko menyempatkan diri membalas pesan dari kolega dan sahabat yang menanyakan kabar dan mengirim doa. Sekda juga berharap dirinya segera sembuh dan beraktivitas seperti biasa. “Tinggal banyak istirahat saja,” katanya.

Dengan kondisinya yang membaik. Eko mengaku tinggal menunggu hasil swab selanjutnya. Pasca dinyatakan positif. Mantan Asisten II Setda Kota Mataram sudah melaksanakan swab pertama dengan hasil negatif. Kini Eko siap melaksanakan swab kedua di rumah sakit. “Swab rencananya Insyaallah hari Kamis atau hari Minggu. Minta doanya,” ungkapnya.

Waktu pemulihan yang dijalani Sekda berjalan positif. Ditandai dengan beberapa keluhan awal yang sudah tidak dirasakan lagi. Seperti indra penciuman yang kembali normal. Sekda juga sudah tidak merasakan demam. “Sekarang sedang isolasi mandiri dan keadaannya sehat. Progresnya sangat bagus, indra penciumannya juga sudah kembali normal dan isolasi mandiri,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa.

Untuk riwayat sampai Sekda terpapar Virus Covid-19. Beberapa hari menjelang penutupan tahun 2020. Sekda Kota Mataram mengikuti cukup banyak kegiatan dan agenda. Termasuk menghadiri beberapa undangan serta menemui cukup banyak orang di ruangan kerjanya.

“Aktivitas kesibukan diakhir tahun salah satu yang barang kali menyebabkan beliau terpapar. Saya pastikan beliau tidak pernah pergi keluar daerah selama ini. Hanya memang aktivitas beliau padat diakhir tahun. Sehingga itu memungkinkan beliau terpapar,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr H Usman Hadi mengatakan, dirinya terus memantau kondisi sekda Kota Mataram. “Pemulihannya berjalan positif. Keadaan beliau terus membaik,” katanya.

Sedangkan Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang juga menyampaikan kondisi Sekda Kota Mataram terus membaik dibandingkan sebelumnya. “Mari kita sama-sama berdoa untuk kesembuhan beliau. Termasuk wartawan juga sama-sama kita berdoa,” harap Martawang. (gal)