Kondisi Kantibmas KLU Sedikit Terganggu

AKBP Rifai (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kabupaten Lombok Utara (KLU) akhir-akhir ini mengalami sedikit gangguan.

 Terutama pada kasus pencurian dan perampokan yang meresahkan warga yang ada di Kecamatan Bayan dan Kayangan. “Diakui, ada beberapa kasus yang terjadi pada minggu-minggu kemarin. Satu curas di Bayan dan satu kasus curat di Kayangan,” ungkap Kapolres KLU AKBP Rifai, kemarin.

Dalam menyikapi perkembangan yang ada, pihaknya sudah menyikapi dengan melakukan pola penanganan yang komprehensif. Yaitu meningkatakan pemberdayaan potensi anggota yang ada dengan melakukan patroli keliling ke titik dianggap meresahkan warga. “Dengan keterbatasan ini kita mengharapkan dukungan dari masyarakat untuk menjaga Kantibmas,” harapnya.

[postingan number=3 tag=”klu”]

Dikatakan, kesadaran masyarakat dalam berpartisipasi menjaga kantibmas sudah ada dengan aktif ronda malam. I menegaskan, bahwa sebenarnya kondisi di KLU sudah relative kondusif. “Menurut hemat saya, KLU ini sudah cukup kondusif,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bangkespol Lombok Utara H. Muhammad membenarkan, bahwa kondisi daerah KLU sampai saat ini aman terkendali. Meskipun ada sedikit gangguan di Kayangan dan Bayan. “Pak Kapolres dan jajarannya sudah mulai terurai,” terangnya terpisah.

Selain itu, kondisi secara umum di KLU sudah terkendali. Walaupun ada kenaikan pajak STNK, kenaikan listrik, dan cabai. Namun, masyarakat di KLU tidak pernah mengeluhkan, sehingga adanya masyarakat KLU minta-minta makan ke daerah lain. “Saya banggakan dengan masyarakat KLU tidak ada yang keluar minta-minta. Meski angka kemiskinan cukup tinggi dan saat ini sudah mulai dari penurunan dari 40 persen menjadi 30 persen,” pungkasnya. (flo)