Komunitas Gendang Beleq Dukung MUDA

MUDA
NYATAKAN DUKUNGAN: Komunitas Gendang Beleq memberikan dukungan kepada paslon nomor urut 3, Makmur-Ahda (MUDA) di pilkada kota Mataram. AHMAD YANI/RADAR LOMBOK

MATARAM – Dukungan berbagai kelompok masyarakat kepada pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Mataram nomor urut 3, H Lalu Makmur Said dan Badruttama Ahda (MUDA) makin meluas. Kali ini, Komunitas Gendang Beleq menyatakan dukungannya kepada paslon MUDA. Dukungan ini disampaikan komunitas ini dalam pertemuannya bersama calon wakil wali kota nomor urut 3, Badruttaman Ahda di Lingkungan Kebon Lelang Kecamatan Ampenan, kemarin. 

Raden Nuna selaku perwakilan komunitas Gendang Beleq menyampaikan aspirasi dan dukungan kepada paslon MUDA di pilkada Kota Mataram. Menurutnya, dalam program dan visi misi paslon MUDA memiliki keberpihakan terhadap aktivitas kebudayaan berpengaruh terhadap keberlangsungan hidup Gendang Beleq. “Gendang Beleq ini membutuhkan ruang dan kegiatan seperti festival untuk terus hidup,” ungkapnya di hadapan Ustad Ahda – panggilan akrab calon wakil wali kota nomor urut 3.

Baginya, program dan visi misi ditawarkan oleh paslon MUDA punya niat baik terhadap keberlanjutan komunitas Gendang Beleq. Karena Gendang Beleq perlahan mengalami dehidrasi apresiasi akibat lemahnya interaksi seni dan budaya di Kota Mataram antara masyarakat dan pelaku kesenian. “Ini yang kita butuhkan. Tempat berkumpul dan kegiatan rutin yang dapat membuat lebih dekat masyarakat dengan pelaku kesenian, khususnya Gendang Beleq,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ahda menjelaskan bahwa aspirasi yang disampaikan komunitas Gendang Beleq berkaitan erat dengan salah satu dari lima ikhtiar pembangunan yang akan diwujudkan paslon MUDA. Di antaranya, Ikhtiar Mataram Betabiq dan Mataram Creative Hub. Dalam ikhtiar Mataram Betabiq, pihaknya akan mendorong revitalisasi kebudayaan dan spiritual yang berkesinambungan. “Sedangkan Mataram Creative Hub akan kita bangun sebagai pusat aktivitas kreatif, seni dan budaya untuk masyarakat dan para pelaku kesenian,” ucap alumni Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir tersebut.

Ahda menjelaskan, bahwa ikhtiar Mataram Betabiq dimaksudkan agar masyarakat Kota Mataram semakin memiliki banyak SDM unggul dan kualitas. Dengan begitu, dipastikan akan berpengaruh terhadap kehidupan seni dan budaya. Masyarakat Kota Mataram harus menambah SDM yang kualitas dan mumpuni, dengan begitu akan berpengaruh bagus terhadap interaksi seni dan budaya. “Sebab SDM yang berkualitas pasti melahirkan kesadaran untuk mencintai kebudayaan,” pungkasnya. (adv)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaDikbud NTB Izinkan Sekolah Zona Orange KBM Tatap Muka
Berita berikutnyaBupati Dompu Dirawat Intensif di RSUD Provinsi NTB