Komplotan Maling Kelas Teri Diringkus

Komplotan Maling Kelas Teri Diringkus
DITANGKAP: Aparat Polsek Praya saat menangkap Rian Suryadi di rumahnya, Kamis kemarin (2/11). (IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA – Anggota Polsek Praya meringkus sepasang maling kelas teri asal Dusun Pondok Songkar Desa Aikmual Kecamatan Praya. Keduanya, yaitu Rian Suryadi alias Laptop, 22 tahun, dan Aswal Ogi Anesa, 17 tahun. Kedua pelaku diamankan di rumah masing-masing tanpa perlawanan sekitar pukul 11.30 Wita, Kamis malam (2/10).

Kapolsek Praya AKP Dewa Ketut Suardana mengatakan, keduanya ditangkap berdasarkan laporan polisi nomor LP/118 XI/2017/NTB/Res Loteng/Polsek Praya, tanggal 2 November 2017. Korbannya adalah Muhamad Zakaria, 29 tahun, warga Lingkungan Pancor Bermi Kelurahan Pancor Kecematan Selong Lombok Timur. Dari keterangan korban, aksi pencurian bermula ketika korban pulang kerja dari sebuah ritel modern di Selong Lombok Timur, sekitar pukul 20.15 Wita, Rabu malam (1/11).

BACA JUGA :  Cowok Pukuli Pacar di Taman Sangkareang Terekam CCTV

Waktu itu, korban pulang ke rumah mertuanya di Pondok Songkar. Korban kemudian menaruh motor jenis Yamaha Jupiter MX-nya di dapur rumah mertuanya dengan stang terkunci. Korban kemudian masuk istirahat bangun sekitar pukul 4.30 pagi.

Namun, betapa kagetnya korban ketika melihat motornya tak ada di tempat semalam. Dari kejadian itu, korban juga kehilangan tas pinggang berisikan 2 unit handphone (HP) merek Samsung G2 dan Lenovo A 2010 serta uang tunai sebesar Rp 675 ribu. ‘’Ketika menyadari itu, korban ditemani mertuanya langsung melapor,’’ ungkap Dewa, Jumat kemarin (3/11).

Dari laporan itu, anggotanya kemudian bergerak dan berhasil menemukan Rian Suryadi di rumahnya. Dari tangan pelaku ini, polisi menemukan barang bukti berupa HP Samsung milik korban. Polisi kemudian mengembangkan kasus ini dan berhasil menangkap Olgi yang merupakan kawanan Rian. Dari tangan Olgi, polisi mengamankan BB berupa HP Lennovo yang juga milik korban.

BACA JUGA :  Jambret Beraksi Saat Pawai Ta’aruf di Islamic Center

Untuk kendaraan milik korban, kedua pelaku mengaku sudah menjualnya kepada rekannya inisial BK. ‘’Kita sudah mengantongi identitas penadah ini dan sekarang sedang dikejar,’’ pungkasnya. (cr-met)