Komplotan Curanmor Dilumpuhkan

Komplotan Curanmor Dilumpuhkan
DIAMANKAN : Polisi menunjukkan barang bukti yang berhasil diamannkan serta para pelaku Curanmor yang berhasil dilumpuhkan.( Janwari Irwan/Radar Lombok)

27 Poket Sabu Berhasil Diamankan

SELONG– Tim Polres Lombok Timur mengungkap sindikat pencurian sepeda motor yang kerap meresahkan warga. Empat pelaku ditangkap diantaranya Lalu Satriadi (29 tahun) warga Dusun Kubur Tinggang Desa Pijot Kecamatan Keruak, Suhardi (25 tahun) warga Dusun Montong Belo Desa Menceh, dan Rusdi Aalias Banun (34 tahun) warga Repok Bunut Desa Menceh Kecamatan  Sakra. Mereka adalah komplotan pencuri sepeda motor yang berperan sebagai pemetik, informan dan ada juga yang berperan menawarkan penebusan kepada korban. Polisi menangkap mereka setelah masuk laporan adanya kasus curanmor LP/58/IX/2019/NTB/Res Lotim/Sek.Sakti tanggal 30 September 2019. Pelaku ditangkap Selasa (1/10) lalu sekitar pukul 17.30 Wita. Demikian penjelasan Kasat Reskrim Polres Lombok Timur AKP I Made Yogi Purusa Utama kemarin.

Pelaku yang berjumlah empat orang melakukan aksinya pada malam hari. Mereka terlebih dahulu berkumpul di rumah Suhardi untuk menyusun rencana. Rusdi mengusulkan agar target yang disasar adalah tetangganya sendiri. Pada malam harinya, Rusdi menunggu di dekat rumah korban. Tiga pelaku lainnya bergerak menuju rumah korban menggunakan sepeda motor milik Satriadi. Setelah tiba dilokasi, pelaku mencongkel jendela rumah korban. Mereka berhasil masuk rumah dan mengambil barang-barang berharga diantaranya HP dan sepeda motor. Di luar Rusdi memantau kegiatan rekan-rekannya. Keesokan harinya Rusdi mendatangi rumah korban bermaksud menawarkan jasa bisa mengembalikan sepeda motor yang hilang dengan cara korban mengeluarkan uang tebusan sebesar Rp 1,5 juta. Korban mau. Setelah menerima uang, Rusdi ke rumah Suhardi dan kembali ke rumah korban mengembalikan sepeda motor. Sayang HP korban tidak dikembalikan. Kasus ini dilaporkan oleh korban. Pelaku yang ditangkap pertama kali adalah Rusdi.

Setelah berhasil menangkap satu orang, polisi menangkap Satriadi  di Selayar Desa Menceh. Saat digeledah, polisi menemukan sabu dan HP milik korban. “Saat dilakukan pengembangan terhadap pelaku dan barang bukti lain pelaku memberontak hendak melepaskan dan melarikan diri dari petugas sehingga petugas mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan pelaku dengan tembakan lurus menembus betis kanan pelaku,”ungkapnya.

Pelaku Satriadi ini merupakan residivis kasus Curas dan divonis 7 tahun penjara. Ia keluar beberapa minggu lalu.

Ia mengingatkan warga untuk mewaspadai pelaku curanmor. “Setelah dilakukan introgasi lebih lanjut pelaku juga melakukan aksi serupa di kampung yang sama dan berhasil mengambil dua unit sepeda motor milik warga dan ditebus senilai Rp 8.500.000 dengan jalur penebusan dan cara kerja yang sama namun korban belum melaporkan kejadian karena diancam oleh para” tegas Yogi.

Kasat narkoba Polres Lombok Timur IPTU Surya Irawan mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku Satriadia sebanyak 27 poket sabu. Pelaku mengaku sudah menjual sebanyak 3 poket dengan harga Rp 150 ribi per poket. Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan.(wan)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid