Kompetensi Calon Sekda Cukup Berimbang

CALON SEKDA : Dua dari empat calon Sekda Kota Mataram yang mengikuti tahapan seleksi, Miftahurrahman dan Irwan Rahadi. (ALI MA’SHUM/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Tahapan seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram terus bergulir. Empat peserta seleksi sudah menuntaskan sejumlah tahapan penilaian. Dimulai dengan penulisan makalah di hari pertama, tahapan presentasi makalah, wawancara, serta wawancara intensif personel.

Dari tiga tahapan yang sudah dilalui oleh peserta, kompetensi empat calon Sekda Kota Mataram disebut cukup berimbang. Karena selain mampu mengerjakan tugas dengan baik. Empat calon sekda cukup lugas memberikan jawaban saat wawancara digelar oleh lima orang tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekda Kota Mataram. ‘’Bagus-bagus gagasan mereka, insyaallah bisa dilaksanakan jika mereka terpilih sebagai sekda. Karena kan itu mereka punya fokus masing-masing,’’ ujar Ketua Tim Pansel Sekda Kota Mataram, Prof Dr H Zainal Asikin di Mataram, kemarin.

Sebelumnya, tim pansel mendalami makalah yang dibuat peserta seleksi. Gagasan-gagasan yang ditawarkan peserta diuji bisa tidaknya dimplementasikan ketika menjabat Sekda Kota Mataram. ‘’Apalagi kan makalahnya di buat sendiri oleh peserta. Itu yang kita dalami dan tanyakan,’’ katanya.

Sebagai informasi, seleksi Sekda Kota Mataram tahun 2023 diikuti empat peserta. Mereka adalah Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang. Asisten II Setda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri. Kepala Dinas PUPR Miftahurrahman dan Kasat Polpp Irwan Rahadi. Kompetensi keempatnya dinilai cukup setara. ‘’Empat orang ini saya pikir punya kualitas semua. Semua rata-rata sudah S2 secara akademik tidak kita ragukan dan sudah menjabat. Tetapi kita harus seleksi,’’ terangnya.

Baca Juga :  Mataram Tidak Kebagian PPPK Tenaga Teknis

Tiga tahapan seleksi sudah dilalui peserta, tim pansel tinggal menunggu hasil asasmen dari Inspektorat Kota Mataram. Yaitu berkaitan dengan catatan rekam jejak keempat peserta. Seperti pernah tidaknya memiliki catatan indisipliner. Lalu catatan tentang ada tidaknya temuan yang tercatat di inspektorat. ‘’Kita masih menunggu itu dari inspektorat,’’ katanya.

Kemudian masih ada satu tahapan yang harus diikuti peserta seleksi calon Sekda Kota Mataram. Yaitu seleksi kompetensi manajerial dan psikologi (assesment). Kegiatan ini berlangsung dua hari pekan depan pada Senin (22/5) dan Selasa (23/5). Namun assesment ini dimungkinkan untuk digelar satu hari saja menimbang jumlah peserta seleksi yang cukup minim. Tetapi pelaksanaannya masih menuggu keputusan tim pansel. ‘’Nanti itu ada tahapan assasment,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Dishub Siap Tertibkan ‘’Pak Ogah’’

Setelah itu, tim pansel mengumpulkan seluruh nilai yang didapatkan peserta seleksi. Kemudian tanggal 24 Mei, tim pansel menggelar rapat terakhir untuk menetapkan tiga besar peraih nilai tertinggi seleksi Sekda Kota Mataram. Tiga nama peraih nilai tertinggi selanjutnya diserahkan ke Wali Kota Mataram. ‘’Kita rapat tanggal 24 di sini untuk rapat dan mengumpulkan seluruh nilai. Kita tetapkan perangkingannya dan kita serahkan ke Pak Wali Kota tanggal 25 Mei,’’ jelasnya.

HM Nasir, salah satu anggota Tim Pansel mengatakan, tiga tahapan seleksi sudah dilalui peserta. Seperti tahapan penulisan makalah, kemudian dilanjutkan dengan wawancara tentang makalah yang ditulis. Walaupun diberikan waktu hanya 3 jam. Keempat peserta mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik. Karena sebagai calon peminpin birokrasi tertinggi di Kota Mataram. Calon sekda disebutnya harus bisa mengerjakan tugasnya. Terlebih untuk membuat makalah tentang program yang akan dikerjakan saat menjabat Sekda Kota Mataram. ‘’Dia harus mampu menyesuaikan semua,’’ katanya. (gal)

Komentar Anda