Komisi III Temukan Kerusakan Proyek Kawasan Udayana

SIDAK : Komisi III temukan kerusakan di sejumlah proyek di kawasan Udayana. (SUDIRMAN/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Komisi III DPRD Kota Mataram melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan proyek Udayana. Sejumlah proyek dicek satu per satu, seperti jogging track dan lapak PKL di kawasan Udayana.

Rombongan mengecek beberapa proyek seperti kawasan jogging track. Proyek dari APBD Kota Mataram tahun 2023 tersebut sepajang 300 meter dengan anggaran Rp 500 juta ditemukan banyak kerusakan dan retak. Di kawasan tersebut juga dibangun fasilitas di bawah pohon pelindung di kawasan Udayana. Rombongan komisi III turun secara teliti mengecek, sejumlah gambar serta bukti fisik pembangunan.

Ketua Komisi III I Gde Wiska bersama anggotanya Ahmad Azhari Gufron, Abdul Malik melakukan kroscek keberadaan proyek tersebut. Gufron menyampaikan, ada dua proyek dikawasan udayana seperti jogging track yang sepajang 300 meter dari APBD Kota Mataram tahun 2023 lalu. ‘’Kami temukan banyak retak dan kerusakan. Tapi dari dinas terkait dan rekanan akan segera melakukan perbaikan karena proyek masih dalam proses pemeliharan,’’ katanya kepada Radar Lombok, Senin (20/5).

Baca Juga :  Caleg Demokrat Gugat KPU Ke MK

Beberapa proyek ini sudah masuk dalam daftar pemantauan komisi III DPRD Kota Mataram. Selama ini, banyak proyek hanya bersifat polesan dan banyak tidak terawat selanjutnya. Ketika sudah dibangun, seperti dikawasan Udayana banyak proyek-proyek jogging track yang sudah rusak dari awal.

Dia berharap, tradisi Pemkot Mataram untuk pemeliharan selanjutnya dilakukan secara rutin. Karena kawasan Udayana salah satu tujuan warga untuk olahraga dan aktivitas lainya setiap hari.

Untuk lapak PKL, Gufron meminta pemeliharan dan kepastian di kawasan tersebut terjaga, sehingga kedepan tidak lagi sepi namun ada tempat-tempat even baru yang skala lokal bisa digalakan di lokasi tersebut. ‘’Apalagi ada wahana baru seperti teras Udayana yang jadi ikon Kota Mataram,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Rumah Bertingkat di Dasan Sari Terbakar

Diketahui, untuk kawasan udayana dilakukan pengawasan secara keroyokan dari beberapa OPD seperti Dispar, Dinas Perdagangan dan Dinas Perkim. Sudah beberapa kali di ingatkan OPD terkait soal pemeliharan proyek  ketika sudah pengerjaan tuntas. ‘’Jangan sampai memakan APBD, setelah dibangun lagi dianggarkan melebihi pembangunan awal,’’ pungkasnya.

Kabid Ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Mataram, Kurnia Muliadi mengatakan, untuk jogging track dipastikan akan dipoles kembali untuk beberapa kerusakan. Karena masih dalam tahap pemeliharan dari rekanan. ‘’Kita pastikan akan diperbaiki, sesuai arahan dari Komisi III,’’ katanya. (dir)

Komentar Anda