Kombes Pol Budi Indra Dermawan, Peraih Bintang Bhayangakra Nararya

Kombes Pol Budi Indra Dermawan
BINTANG BHAYANGKARA NARARYA: Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat menyematkan bintang bhayangkara Nararya dari Presiden RI kepada Kombes Pol Budi Indra Dermawan. (ALI MA’SHUM/RADAR LOMBOK)

Presiden RI, Joko Widodo memberikan penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya kepada ratusan anggota Polri di seluruh Indonesia. Penghargaan ini diberikan pada saat peringatan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-71. Peraih penghargaan ini salah satunya adalah Dirlantas Polda NTB, Kombes Pol Budi Indra Dermawan.


ALI MA’SHUM—MATARAM


SENIN lalu (10/7), tampak ribuan anggota Polri dan para tamu undangan berkumpul di eks Bandara Selaparang, Kota Mataram. Mereka berkumpul untuk menghadiri perayaan puncak peringatan (HUT) Bhayangkara ke-71.

Acara ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan. Salah satunya adalah pemberian penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 30 orang personel Polda NTB dari Presiden Joko Widodo. Penyematan dilakuan oleh Gubernur NTB TGH Zainul Majdi. Penerima penghargaan diwakili oleh Kombes Pol Budi Indra Dermawan.

Penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya adalah penghargaan yang diberikan kepada anggota Polri karena memiliki masa kerja dalam dinas selama 24 tahun secara terus-menerus tanpa cacat. Selain itu juga harus mendapatkan Satya Lancana Pengabdian 24 tahun.

Kombes Pol Budi Indra Dermwan dengan senyum sumringahnya mengatakan, dirinya sangat bersyukur menerima penghargaan tersebut. Dirinya juga sangat menjunjung loyalitas kepada institusi kepolisian. “Sejak kita ditugaskan untuk dinas dimana ya kita dinas saja. Kita kerja ternyata negara sudah memberikan penghargaan. Tentu ada rasa kebanggaan diberikan apresiasi,” ujar lelaki asli dari Sumbawa ini.

Dirinya juga mengaku dalam bekerja tidak pernah berharap untuk diakui dan diberikan penghargaan. “Itu tidak pernah kita urus seperti sudah 24 tahun dinas. Kita sih kerja saja,” paparnya.

Penghargaan Bhayangkara Nararya untuk dirinya bersama rekannya ini adalah sesama jebolan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1992. “Ini kan penghargaan dan apresiasi dari Presiden kepada anggota Polri yang mengabdi 24 tahun tanpa henti. Yang jelas bangga, karena saya diberi tahu menerima penghargaan ini sehari sebelum upacara,” kata ayah 3 orang anak ini.

Penerima penghargaan ini juga melalui seleksi yang ketat. Salah satunya adalah tanpa cacat dalam bertugas. Budi pun memiliki kiat untuk itu dalam bekerja dan melaksanakan tugas. “Ya kerja yang baik saja. Ikhlas dalam mengabdi kepada masyarakat,” jelasnya.

Lelaki 47 tahun ini juga mengaku sudah berkeliling Indonesia dalam bertugas. Antara lain di Jawa Barat (Jabar), Sumatera Selatan (Sumsel), Riau, Jakarta dan NTB. “Intinya kita harus ikhlas,” kata mantan Kapolres Batu Raja, Palembang ini.

Kedepannya, dia berharap penghargaan yang diterima ini bisa memotivasi diri dalam bekerja. Kerja kedepan disebutnya harus bisa lebih baik lagi kepada masyarakat. “Kita bekerja selama ini kan tidak pernah mengharapkan penghargaan itu,” tandasnya.

Sementara Kapolda NTB, Brigjen Pol Firli mengucapkan selamat kepada jajarannya yang menerima penghargaan tersebut. Penghargaan ini kata dia, adalah sebuah loyalitas kepada negara secara tidak terputus kepada Polri. “Yang jelas penerima penghargaan ini tidak boleh ada cacatnya dalam bertugas. Kalau ada cacatnya tidak boleh menerima penghargaan ini,” singkatnya. (*)

BACA JUGA :  Lembah Hijau Destinasi Wisata Berbasis Pendidikan Alam
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaKinerja Periode Kedua TGB Merosot
Berita berikutnyaAhyar dan PAN Kian Mesra