Kodim 1606/Lobar Terbaik Nasional Program TMMD

TERBAIK: Dari kiri Kabag Humas dan Protokoler Setda Lobar H. Ahkam Mahfudz, Bupati Lobar H. Fauzan Khalid, Dandim 1606/Lobar Letkol (Inf) Ardiansyah, PLT Kesbangpol Lobar I Ketut Sandiasa dan Sekretaris DPW PAN Hasbulloh.

GIRI MENANG– Mabes TNI menyelenggarakan rapat evaluasi pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-96 dan 97 di Tahun 2016. Hasilnya, Kodim 1606/Lombok Barat berbangga karena meraih predikat terbaik II penyelenggaraan TMMD Tingkat Nasional Tahun 2016. TMMD yang dilaksanakan di Dusun Aik Mual Desa Sekotong Timur Kecamatan Lembar berhasil mencuri perhatian tim evaluasi.

TMMD di Aik Mual dianggap sukses memberikan inovasi pemikiran terhadap masyarakat dalam konteks TNI sebagai bagian integral dengan rakyat. “Pemberdayaan dan penyadaran gotong-royong menjadi salah satu pilar yang dianggap sukses dilakukan oleh TNI di Aik Mual sebagai upaya bersama TNI dengan Pemkab Lobar membangun peradaban manusia,” ungkap Dandim Letkol Inf. Ardiansyah kemarin.

Penghargaan ini diraih saat anggaran yang dikucurkan sangat minim. Biaya TMMD hanya Rp 300 juta, terkecil kedua dari 100 lebih kabupaten sasaran nasional. Meski begitu hasilnya memuaskan.

Raihan ini membuat Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid bangga dan memberikan apresiasi. Ia hadir dalam acara expo TMMD Ke-96 dan 97 di halaman Auditorium Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap. Bupati didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Lobar I Ketut Sandiasa. Ia menyampaikan rasa bangganya terhadap capaian Kodim 1606/Lobar saat ini. “Alhamdulillah. Biarpun biaya yang dialokasikan APBD kepada teman-teman TNI AD termasuk kecil, namun hasilnya luar biasa,”  ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”kodim”]

Dalam expo tersebut, para pengunjung dipertontonkan dokumentasi dan beberapa hasil TMMD Ke-96 dan 97. Untuk TMMD Kodim 1606 di Aik Mual dipamerkan foto-foto dan film dokumenter proses dan hasil pekerjaan di Aik Mual. Tampak jalan baru dan jembatan yang dibangun dengan gotong-royong masyarakat. Madrasah Ibtida'iyah yang dalam kondisi lebih memadai dari kondisi sebelumnya, serta bendungan/DAM yang dilengkapi dengan pintu dan jaringan irigasi.

Melihat hasil dan apresiasi Mabes TNI tersebut, Fauzan Khalid memastikan TMMD atau Karya Bhakti TNI AD tahun anggaran 2017 didukung anggaran dan kegiatan serta sasaran yang lebih besar. “Kita sudah siapkan Rp 600 juta dari APBD Lobar dan akan kita diskusikan dengan Pak Dandim untuk jenis dan sasaran kegiatan Karya Bhakti tahun 2017 ini,” ujarnya memastikan pada sesi bincang bincang dengan para perwira tinggi dan menengah di stand Kodam Udayana.

Rapat Paripurna dan Evaluasi TMMD ini dirangkai dengan expo hasil kegiatan, expo alutsista seluruh angkatan di TNI dan Kegiatan Bela Negara para siswa SMA/ SMK dari seluruh Indonesia. Tampak beberapa alutsista terbaik yang dimiliki TNI dipamerkan di pelataran auditorium megah di pusat Mabes TNI Cilangkap itu. Untuk kegiatan para siswa, Kodim 1606 Lombok Barat sendiri membawa empat orang siswa berprestasi untuk mengikuti kegiatan tersebut. (zul)