KNSW dan Alumni APDN Mataram Gelar Bersih-bersih Pantai

KNSW dan Alumni APDN Mataram
SIMBOLIS : Alumni APDN menyerahkan bantuan cat dan perlengkapan lainnya kepada perwakilan warga Lingkungan Kampung Bugis saat kegiatan bersih-bersih kemarin. (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM – Kelompok  Nelayan Sadar Wisata (KNSW) Lingkungan Kampung Bugis  bersama Alumni Akademi Pendidikan Dalam Negeri (APDN) Kota Mataram melakukan kegiatan bersih-bersih pantai di Kampung Bugis Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram, Minggu (18/3).

Dalam aksi sosial ini, puluhan alumni APDN yang di pimpin H. Lalu Faozal terlibat membersihkan sampah di kawasan pantai Kampung Bugis.

Tidak hanya melakukan aksi bersih-bersih, para pegawai ini juga memberikan bantuan berupa 4 kwintal cat tembok yang akan dilakukan untuk mengecat rumah warga agar terlihat bersih, indah dan rapi sehingga kedepannya lingkungan ini menjadi destinasi wisata unggulan.

Ketua Reuni Alumni APDN Mataram Faozal menjelaskan, kegiatan ini  sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat nelayan terutama masalah sampah yang selama ini sering menjadi masalah di tempat wisata.” Kita ingin mengedukasi masyarakat agar mereka peduli terhadap kebersihan laut,” ungkapnya.

Semua biaya pembelian Ccat tembok datang dari hasil iuran anggota.”Kami melihat kondisi lingkungan, kesehatan dan kebersihan sangat kurang diperhatikan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB ini melihat lingkungan ini memiliki potensi yang bagus untuk dijual dan menjadi destinasi wisata andalan Kota Mataram. Itu kalau lautnya bersih, dan tertata dengan baik dan  bagus.” Lihat saja anak -anak bebas berenang, artinya  lautnya layak menjadi tempat wisata,” Camat Ampenan Zarkasyi berharap kegiatan bersih lingkungan ini bisa dilanjutkan oleh pihak kelurahan.” Ini harus dilanjutkan supaya lingkungan bersih dan masyarakat pun terbiasa hidup bergotong-royong,” ungkapnya.

Ketua KNSW R. Pramiga Aditya mengatakan hadirnya alumni APDN ini menunjukkan kepedulian mereka sebagai abdi negara dengan ikut kampanyekan pantai bersih dan rumah sehat dan indah.” Ini akan memberikan teladan yang nyata bagi masyarakat nelayan lingkungan bugis, dan ini merupakan sinergi yang diharapkan bagi perubahan lingkungan nelayan yang ingin menjadi kampung wisata,” harapnya.

Kerjasama ini mudah-mudahan bisa menguatkan semangat perubahan nelayan Lingkungan Bugis Kelurahan Bintaro terhadap masalah kerentanan sistem penghidupannya (Livelihood Vulnerability), pemerintah juga layak untuk mengetahui masalah nyata di nelayan dan bisa juga mengukur tumbuhnya kesadaran masyarakat yang KNSW bangun dengan masyarakat untuk memiliki daya lenting strategi nafkah (livelihood resilience) nelayan kedepan.(ami/*)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut