Klub dan Askab Desak Digelar Kongres Luar Biasa PSSI NTB

H Mori Hanafi (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Kursi Ketua Asprov PSSI NTB, Mori Hanafi kembali digoyang. Jika sebelumnya digoyang oleh pengurus internalnya, kini giliran sejumlah klub dan Askab yang mendesak agar kongres luar biasa (KLB) segera digelar.

Desakan itu ditengarai posisi Ketua PSSI NTB Mori Hanafi yang merangkap jabatan. Selain Mori juga kini menduduki posisi sebagai Ketua KONI NTB.

Ketua Asprov PSSI NTB H Mori Hanafi menegaskan KLB akan dilaksanakan setelah seluruh kompetisi Asprov tahun ini selesai digelar.

“Liga 3 belum selesai. Nanti setelah kompetisi selesai baru bicara KLB. Isu KLB ini genit saja, kita tahu siapa di belakangnya,” kata Mori, Jumat (14/10).

Saat ini Liga 3 Bank NTB Syariah masih dihentikan sementara sesuai instruksi dari PSSI Pusat. Tetapi Liga 3 yang sudah memasuki babak delapan besar dipastikan berlanjut jika sudah ada lampu hijau dari pusat.

Baca Juga :  Dewan Minta Eksekutif Segera Selesaikan Temuan BPK

“PSSI NTB sudah berkoordinasi dengan Polda NTB terkait kelanjutan Liga 3 nanti. Pada prinsipnya mereka mendukung asal syaratnya dipenuhi,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah pihak mendesak Asprov PSSI NTB segera menggelar KLB. Mereka adalah anggota Asprov PSSI NTB, seperti klub Persisum Sumbawa, PS Sumbawa FC, dan Askab PSSI Sumbawa.

Sekretaris Persisum Sumbawa Nasruddin menegaskan, rangkap jabatan ini bertentangan dengan AD/ART KONI. Dalam AD/ART disebutkan unsur pimpinan KONI Provinsi tidak boleh merangkap pada organisasi keolahragaan, baik secara horisontal maupun vertikal.

Meski di PSSI tidak ada larangan terkait rangkap jabatan, tetapi secara etika tradisi rangkap jabatan ini telah memunculkan opini negatif sekaligus menghadirkan konflik kepentingan.

Baca Juga :  Jelang MotoGP, Harga Kamar Hotel Tembus Rp 50 Juta

“Desakan ini bukan berdasarkan suka atau tidak suka dalam kepemimpinan. Siapapun pemimpinnya, selama memiliki visi misi yang bagus bagi persepakbolaan serta tidak memiliki jabatan lain dalam olahraga, kami akan mendukung itu,” tegasnya.

Sekretaris Askab PSSI Sumbawa, Yudi Rusmayadi mengatakan sudah ada surat KONI pusat Nomor 265/organisasi/3/2022, tertanggal 15 Maret 2022, perihal rekomendasi terkait dengan batas akhir rangkap jabatan Ketua KONI NTB sebagai Ketua Asprov PSSI NTB, yakni sampai dengan selesainya putaran Liga 3 Asprov PSSI NTB. Yang artinya Liga tersebut berakhir Desember 2022.

Namun karena tragedi Kanjuruhan, kelanjutan Liga 3 belum bisa dipastikan. “Pada dasarnya Askab menginginkan sepak bola ini kembali pulih, salah satu caranya dengan KLB,” tutupnya. (rie)

Komentar Anda