KLU Hibahkan Mobil Samsat untuk Provinsi

DISERAHKAN: Bupati KLU Djohan Sjamsu, Wabup KLU Danny Karter melihat mobil operasional PKB yang dihibahkan ke Bappenda NTB. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG–Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) menghibahkan mobil operasional samsat pajak kendaraan bermotor (PKB) kepada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) NTB senilai Rp 200 juta.

Diharapkan melalui hibah mobil operasional itu dapat meningkatkan pendapatan bagi hasil ke KLU. Di mana, Pemerintah Provinsi NTB dalam hal ini Bappenda menarik pajak kendaraan bermotor (PKB) dari masyarakat KLU. Lalu sebagian pajak diberikan ke KLU. “Kita berharap dari mobil operasional yang kita hibahkan ini dapat meningkatkan PKB dan juga berimbas kepada dana bagi hasil ke daerah,” ujar Bupati KLU Djohan Sjamsu usai menyerahkan mobil operasional PKB di halaman kantor bupati, Senin (5/7).

Mobil operasional ini dapat menjangkau wajib pajak yang jauh dari Kantor Samsat Tanjung. Dengan demikian masyarakat akan lebih mudah membayar PKB.

BACA JUGA :  Kantor Pemerintahan KLU Bakal Tersebar di Lima Desa

Kepala Bapenda KLU Hermanto menambahkan, pengadaan mobil operasional PKB dianggarkan Rp 200 juta dari APBD 2021. Diharapkan dari penghibahan mobil operasional itu, dapat juga meningkatkan pendapatan yang langsung masuk ke kas daerah. “Cukup besar pendapatan yang kita peroleh dari PKB ini,” ungkapnya.

Pemerintah KLU sudah berkontribusi dalam mendukung peningkatan pelayanan PKB sejak 2017 yaitu memberikan bantuan kendaraan roda dua, bantuan tenaga pendamping Samsat se-KLU, dan juga pinjam pakai mobil operasional PKB tersebut. “Dari ketiga jenis kontribusi ini mampu menghasilkan tambahan bagi hasil PKB,” terangnya.

Berdasarkan data semester I, Bappenda NTB memberikan dana bagi hasil kepada KLU Rp 3,4 miliar lebih. Dari jumlah itu Rp 1,2 miliar lebih merupakan dana bagi hasil dari alokasi 30 persen bagi rata kabupaten/kota di NTB, sedangkan sisanya Rp 2,1 miliar lebih merupakan dana bagi hasil dari perhitungan hasil kontribusi KLU ke Bappenda NTB, sehingga dari kontribusi KLU bisa mendapatkan Rp 8,5 miliar setahun.

BACA JUGA :  PPID Desa Diharapkan Bisa Mengelola Informasi Publik

Kepala Bappenda NTB Amry Rakhman mengungkapkan, pihaknya menargetkan PKB di KLU sebesar Rp 17,2 miliar, yang baru tercapai 52 persen dengan jumlah kendaraan 68.772 unit. Tentu dengan adanya hibah mobil operasional PKB dari Pemerintah KLU akan memberikan semangat lebih dalam menjemput para penunggak PKB. “Kita dekatkan pelayanan kepada masyarakat yang jauh dari kantor samsat,” ungkapnya. (flo)