Kisah Para Pejabat Mengalap Berkah di Bale Beleq

Ramai Dikunjungi Calon Jelang Pilkada

Kisah Para Pejabat Mengalap Berkah di Bale Beleq
BALE BELEQ: Mangku (Juru Kunci) Bale Beleq, Amaq Rohan berada di dalam ruangan Bale Beleq, yang merupakan tempat masyarakat melakukan kunjungan untuk berdoa. (IRWAN/RADAR LOMBOK)

Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), terdapat bangunan bersejarah, Bale Beleq (Rumah Besar) peninggalan leluhur. Uniknya, bangunan tradisional khas suku Sasak ini akan ramai dikunjungi para calon, jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Seperti apa kisahnya?


JANWARI IRWAN – LOTIM


BALE Beleq konon telah berdiri sejak ratusan tahun silam, merupakan peninggalan seorang tokoh bernama Baloq Imut. Bangunan ini menurut Mangku (Juru Kunci) Bale Beleq, Amaq Rohan, selain ramai dikunjungi masyarakat umum, ternyata para pejabat di NTB juga diam-diam sering bertandang ke tempat ini.

“Selain Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh yang pernah kesini. Bupati Lombok Timur atau yang akrab disapa Ali BD juga pernah datang. Saat itu Ali BD ditemani oleh Mangku yang lain, dan saya sendiri,” kata Amaq Rohan, ketika dijumpai Radar Lombok, dikediamannya belum lama ini.

Dikatakan, kedatangan Bupati Lotim ini pertama kali pada saat menyalonkan diri pada Pilkada Lotim. Saat itu Ali BD datang berkunjung pada malam hari. “Jadi sudah banyak pejabat yang datang kesini. Apalagi kalau ada keingingan yang diinginkannya,” ujar Amaq Rohan seraya tersenyum.

Setelah kedatangannya pertama kali, setelah berhasil menjadi Bupati Lotim, kemudian dia juga kembali datang ke Bale Beleq. Dimana kedatangannya kala itu tidak lain adalah untuk menyambangi Bale Beleq.

“Biasanya yang datang kesini itu masyarakat umum yang mempunyai hajatan, yang bermaksud untuk berdoa di dalam Bale Beleq, dan harus dilakukan pada malam hari,” jelas Amaq Rohan.