Kiper Berdarah Lombok Jalani Debut di Tim Senior Juventus

Emil Audero Mulyadi
Emil Audero Mulyadi (ist/)

TORINO- Juventus baru saja menjalani laga terakhir di Serie A menghadapi Bologna Sabtu lalu (27/5).

Laga ini sudah tidak menentukan, karena La Vecchia Signora sudah memastikan diri sebagai kampiun Serie A. Pada pertandingan di Juventus Arena ini, tuan rumah memetik kemenangan 2-1. Laga ini terasa spesial bagi kiper keturunan Lombok, Emil Audero Mulyadi. Pertama kali, pemain 20 tahun itu menjadi starter di tim senior Juventus. Dia bergabung dengan pemain utama La Vecchia Signora.

Dia menjadi kiper termuda kedua setelah Gianluigi Donnarumma  di Serie A musim ini. Sayang, pada laga ini Emil kurang mendapat tes dari Bologna. Tendangan demi tendangan serta peluang mereka lebih banyak keluar dari jalur atau melebar.

Sial bagi Emil, dia gagal memberikan impresi sempurna pada debut ini karena gagal menjaga clean-sheet setelah pemain Bologna, Saphir Taider mencetak gol. Beruntung, Juventus mampu menyamakan kedudukan melalui Paulo Dybala memperlihatkan kemampuan brilian di menit ke-70.

Juventus terlihat bermain santai dan memainkan salah satu pemain muda paling berbakat di tim, Moise Kean. Hebatnya, pemain 17 tahun ini mampu menjadi penentu kemenangan Juventus.

Sang pemain membuat gol pada menit ke-94 dan membuat Juventus menang dengan skor 2-1. Kean mencatat sejarah. Dia pencetak gol pertama kelahiran 2000 di lima liga besar Eropa.

Melalui postingan di akun media sosial Emil menulis, pertandingan kontra Bologna, akhir pekan ini akan selalu diingat, karena debut di tim inti. “Hari ini sulit saya lupakan dan sungguh menakjubkan, baik untuk permainan namun juga emosi. Saya sangat antusias dan penuh gairah,” tulis Audero di akun Instagram emil_audero.

Bagi Emil, bisa bermain di tim inti Juventus seperti mimpi menjadi kenyataan. “Warna-warna ini (Juventus) adalah bagian dari saya sejak tiba di tim ini sembilan tahun lalu dari tim muda. Ini adalah tonggak bersejarah dalam karier saya,” lanjutnya.

Sayangnya, pencapaian Emil Audero itu mendapat berbagai komentar miring dari publik di Tanah Air. Sebagian besar menyesali  keputusan Audero. Sejauh ini, dia belum mau memperkuat Timnas Indonesia dan lebih memilih membela Italia.

Komentar negatif publik Indonesia kepada Emil Audero datang dari berbagai kalangan.

“Jangan lupakan Indonesia, kamu itu orang Indonesia bro,” tulis akun harrdwi23.

“Jangan lupa akan tanah kelahiranmu, bela lah timnas Indonesia @emil_audero,” tulis akun donayudiatma.

“Selamat untuk debutnya, tapi masih disayangkan kenapa Anda tidak membela Timnas indonesia, karena Anda bisa membuat inspirasi anak muda di sini. Anda masih bisa berkarier di Juventus meskipun membela Timnas Indonesia,” tulis¬† akun andrekofernandoputra.

“Ayo bela Indonesia @emil_audero jangan lupa dengan tanah kelahiran mu hanya karena uang ataupun gelar!!” tulis akun aqeel_milanisti.

Namun demikian, banyak warganet memberikan dukungan untuk pemain kelahiran Mataram ini. Bahkan, beberapa di antara mereka menghargai keputusan Emil memperkuat Italia daripada Indonesia. “Ya, semoga sukses. Saya menghargai keputusan Anda untuk memilih Italia ketimbang Indonesia. Semoga sukses dari fans di Indonesia,” tulis akun marchyoparlind.

“Selamat untukmu yang telah mendapatkan debut di Juventus. Semoga ini awal indah dalam karier sepak bola mu. Forza Juve. Bangga menjadi anak Indonesia,” tulis lestiono.

Emil putra dari Edi Mulyadi asal Praya, Lombok Tengah. Sedangkan ibunya asal Italia. Beberapa kali, Emil pulang ke Lombok mengunjungi ayahnya maupun berlibur. (rp)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid