Ketua Umum PAN Tak Menghendaki Muazzim Jadi Ketua DPW PAN NTB?

MUSWIL: Muazzim Akbar saat Muswil V pada pertengahan Desember 2020 lalu. DOKUMEN/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) PAN ke- V digelar pertengahan Desember 2020 lalu, yang memilih Muazzim Akbar sebagai ketua DPW PAN NTB kabarnya dianulir oleh DPP PAN.

Dikabarkan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan tidak menghendaki lagi Muazzim Akbar untuk memimpin PAN NTB. Zulhas-panggilan akrabnya- itu lebih merestui Hasbullah Muis sebagai ketua PAN NTB. Salah satu sumber di internal PAN menyatakan, SK kepengurusan hasil Muswil ke-V DPW PAN NTB kembali dipimpin Muazzim Akbar tidak kunjung diterbitkan oleh DPP PAN. Lantaran, Ketum DPP PAN Zulhas kecewa dengan tim formatur Muswil ke-V, yang kembali memilih Muazzim Akbar sebagai ketua DPW PAN.

Zulhas lebih memilih dan menghendaki Hasbullah Muis sebagai ketua PAN NTB periode lima tahun mendatang. “Hasil Muswil ke-V PAN NTB dianulir DPP,” katanya, Senin (8/3).

Jika Muazzim Akbar dikehendaki dan direstui oleh DPP, maka Zulhas sudah akan menerbitkan SK kepengurusan DPW PAN NTB 2020 – 2025. Namun kenyataannya, Ketum PAN Zulhas tak kunjung menerbitkan SK kepengurusan PAN NTB. “SK kepengurusan hasil Muswil ke-V sudah tiga bulan diajukan ke DPP. Tapi tak kunjung diterbitkan oleh DPP,” imbuhnya.

Sebagai salah satu tim formatur, Hasbullah Muis pun sempat kecewa dengan ditetapkan Muazzim Akbar sebagai ketua DPW oleh tim formatur. Sebagai salah satu tim formatur, Hasbullah Muis dikabarkan tidak dilibatkan dan diajak saat tim formatur memilih dan menetapkan Muazzim Akbar sebagai ketua DPW.

Alhasil, Hasbullah Muis pun dikabarkan bermanuver ke DPP. Hal itu menimbulkan keretakan antara Muazzim Akbar dan Hasbullah. Sehingga Hasbullah Muis tidak lagi dipilih Muazzim Akbar sebagai sekretaris wilayah.

Muazzim Akbar dikonfirmasi terkait rumor hasil Muswil ke-V dianulir DPP, membantah keras. Muazzim menegaskan, DPP tidak pernah menganulir hasil Muswil ke-V sudah menetapkan dirinya sebagai ketua DPW PAN NTB. “Itu tidak benar (hasil Muswil V dianulir DPP, red),” sangkal mantan Anggota DPRD NTB ini.

Menurutnya, rumor itu sengaja dihembuskan oleh oknum tertentu di internal yang tidak puas dengan dirinya kembali memimpin PAN NTB. Terkait belum diterbitkan SK kepengurusan DPW PAN NTB hasil Muswil V oleh DPP. Karena memang DPP sedang proses penerbitan SK kepengurusan tersebut. Sehingga semua pihak perlu bersabar menunggu terbit SK kepengurusan dari DPP tersebut. “SK masih berproses di DPP. SK diurus oleh DPP, bukan hanya NTB. Namun juga seluruh Indonesia,” tegasnya. (yan)