Kesal Jalan tak Kunjung Diperbaiki, Warga Belanting Tagih Janji Pemprov

TANAM : Warga Belanting Kecamatan Sambelia meluapkan kekesalan mereka atas kondisi jalan yang rusak dengan menanam pohon pisang di bagian jalan yang rusak kemarin. (Ist/Radar Lombok)

SELONG –  Puluhan warga Belanting  Kecamatan Sambelia menuntut janji Pemprov NTB untuk melakukan perbaikan jalan provinsi Sambelia-Sembalun yang kondisinya rusak parah. Karena kesal jalan tak kunjung diperbaiki, warga beramai-ramai menanam pohon pisang di badan jalan yang rusak, Selasa (24/5). Beberapa waktu lalu janji perbaikan bahkan disampaikan oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah. Kondisi jalan sangat membahayakan pengendara yang melintas. Apalagi jalan itu selalu ramai.” Aksi ini tanam pisang ini merupakan bentuk protes kami ke Pemprov NTB. Sebab jalan ini sangat vital  menunjang aktivitas warga. Kerusakan disebabkan karena selalu dilewati oleh mobil tronton yang mengangkut material dari Bilopetung,” ungkap Jaya Ikhlas, salah satu warga.

BACA JUGA :  Tujuh Penjudi Qiu Qiu Diringkus di Lenek, Sekali Putaran Menang Rp 3,5 Juta

Titik keruskaan berada di desa Padak Guar,  Dara Kunci, Sugian serta desa Belanting.  Kerusakan membuat banyak pengendara mengalami kecelakaan ketika melintas terutama pada malam hari. Apalagi saat musim hujan, kondisi jalan semakin parah.

BACA JUGA :  Penanganan Kasus Alsintan Jalan di Tempat

“ Genangan air yang menutupi lubang dan kerikil membuat kondisi jalan licin untuk dilalui. Dan itu mengakibatkan mobilitas warga menjadi terganggu,” lanjutnya.

Karenanya mewakili warga ia berharap agar apa yang menjadi tuntutan mereka segera ditanggapi oleh Pemprov NTB. Jangan sampai ada nyawa warga melayang baru jalan itu diperbaiki. “Kalau jalan bagus  maka aktivitas warga berjalan lancar tanpa khawatir terjadi kecelakaan saat melintasi jalan tersebutm,” tandasnya.(lie)