Keroyok Personel TNI, Empat Pemuda Ditangkap

Keroyok Personel TNI
DITANGKAP : Empat pelaku penyerangan personel TNI diamankan di Mapolsek Aikmel kemarin. (Humas Polres Lotim for Radar Lombok)

SELONG – Empat pemuda yang merupakan pelaku penyerangan terhadap seorang personel TNI (Babinsa) kini harus berurusan dengan hukum. Mereka adalah Wahyu Riswandi (24) dan Junaidi (18) warga Dusun Kampung Karya Barat Desa Aikmel, serta Rodi Harianto (19) dan Elsa Kholistia Rahman (19) warga Dusun Dasan Bagik Lauk Desa Aikmel.

Keempat orang ini dibekuk petugas karena nekat menyerang anggota Babinsa Desa Toya, Serda Hasbullah dengan menggunakan parang, Selasa (20/3). Beruntung anggota Babinsa ini bisa menyelamatkan diri. Tak lama kemudian empat pemuda tersebut berhasil ditangkap di lokasi persembunyian mereka. “ Empat pelaku langsung diamankan di Polsek Aikmel,” kata Kapolres melalui Kasubag Humas Iptu I Made Tista kemarin.

Kronologis kejadian, Serda Hasbullah sedang melakukan patroli di Desa Toya. Ia berhenti di salah satu warung dekat kantor desa. Tak lama kemudian  datang pelaku, Wahyu Riswandi dan adiknya Junaidi mabuk akibat minum minuman keras. Keduanya menghampiri Serda Hasbullah. Melihat keduanya terpengaruh Miras, Serda Hasbullah pun menyerankan mereka untuk pulang. Keduanya pun l pulang tanpa basa basi menggunakan kendaraan roda dua.

‘’Selang sekitar 40 menit. Mereka datang lagi. Mereka datang membawa dua orang temannya,‘’ ungkap Junaidi.

Ketika itu mereka datang  menggunakan dua motor. Tiga orang dari mereka langsung turun menyerang Serda Hasbullah dengan menggunakan parang.  Karena kondisi tak memungkinkan, Serda Hasbullah memilih untuk menyelamatkan diri. Setelah itu korban berupaya menghubungi Polsek Aikmel dan Koramil memberitaukan kejadian ini. Petugas langsung bergerak ke lokasi.

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Aikmel untuk diproses lebih lanjut. Petugas juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya dua buah Sajam berupa parang dan pisau. (lie)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Suka
  • Terhibur
  • Sedih
  • Marah
  • Bosan
  • Takut