Kejurnas Motocross 2022 Digelar di Desa Lantan Batukliang

H Lalu Pathul Bahri (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYA – Rencana Pemkab Lombok Tengah untuk menjadikan Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara (BKU) sebagai tempat atau sirkuit motocross ternyata bukan isapan jempol. Pasalnya, pada November mendatang direncanakan akan datang para pembalap nasional untuk mengikuti ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross.

Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menyatakan, Lombok Tengah berpeluang menjadi tuan rumah ajang Kejurnas Motocross 2022 selain berbagai event di Sirkuit Mandalika. Sekarang ini, panitia masih melakukan finalisasi jadwal kalender event tahun 2022 ini. “Alhamdulilah kita di Lombok Tengah mendapatkan perhatian khusus dari panitia penyelenggaraan. Karena baru saja kita berencana tapi informasi yang saya dapatkan bahwa pada bulan November akan datang para pembalap motorcross ini ke Desa Lantan untuk mengikuti ajang Kejurnas Motocross 2022,” ujarnya.

Ini tentunya menjadi kebanggaan masyarakat, mengingat tidak disangka-sangka baru mulai membangun tapi sudah langsung ditawari sebagai tuan rumah. “Ini kesempatan yang sangat bagus, apalagi event motocross ini memiliki fans masing-masing. Setiap event Kejurnas Motocross, penontonya bisa sampai 30.000, bahkan 40.000. Artinya ini menjadi peluang besar bagi kita jika bisa menjadi tuan rumah gelaran ini. Jadi balapan motocross juga tidak kalah ramai dengan MotoGP,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Loteng Tanggapi Santai Sindiran Ali BD

Untuk itu, ia berharap kepada semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melaksanakan berbagai program dalam mendukung rencana pembangunan Sirkuit Motocross tersebut. Di antaranya peningkatan infrastruktur jalan di wilayah utara Lombok Tengah, dan peningkatan fasilitas lainnya.

Mengingat pembangunan Sirkuit Motocross di bagian utara ini supaya pembangunan merata dengan di selatan adanya Sirkuit Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Baca Juga :  Puluhan Korban Gempa 2018 Desa Sintung Masih Tidur di Tenda

“Kami juga berharap kepada masyarakat supaya mendukung rencana pembangunan Sirkuit Motocroos tersebut. Proses pembangunan sirkuit tersebut telah mulai dilakukan sejak awal tahun. Baik untuk pengecekan lokasi oleh konsultan. Semoga rencana ini bisa berjalan baik, ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya.

Dengan adanya berbagai kegiatan skala nasional maupun internasional sangat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat. Keberadaan sirkuit motocross ini secara tidak langsung membawa dampak positif kepada masyarakat Lombok Tengah. Sehingga pengalaman menggelar event dunia yakni MotoGP bisa menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk menjadi tuan rumah Kejurnas motocross.

“Berbagai berkah yang kita dapatkan dan tidak kita sangka-sangka ini, tidak terlepas dari do’a anak yatim dan ikhtiar dari berbagai pihak. Maka mari kita sukseskan berbagai kegiatan di daerah kita,” serunya. (met)

Komentar Anda