Kerja Nyata Demokrat,  AHY  dan Kepemimpinan Nasional

Belakangan sejumlah lembaga survei merekam ada tren peningkatan elektabilitas Partai Demokrat. Survei Indikator Politik menempatkan Partai Demokrat diperingkat ketiga dengan elektabilitas 9 persen. Survei itu dilakukan tanggal 30 Juli – 4 Agustus 2021.(Tribunnews)

Tak jauh berbeda. Hasil survei Indonesia Elections and Strategic (Index) Research juga menempatkan elektabilitas Partai Demokrat diperingkat ketiga sekitar 8,3 persen. Survei itu digelar 21 – 30 Mei 2021.(AntaraNews).

Begitu juga elektabilitas Agus Harimurti Yudhoyono akrab disapa AHY juga mengalami tren kenaikan. Survei Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) merilis figure yang diproyeksikan kepemimpinan nasional di tahun 2024. Nama AHY menempati peringkat kedua, dengan elektabilitas tertinggi capai 15,51 persen. Survei itu dilakukan tanggal 27 Mei – 1 Juni.(Republika.com)
Bagi penulis, ada beberapa hal membuat Partai Demokrat dan AHY memperoleh simpati dan apresiasi cukup tinggi dari publik.

Pertama; Kendati Partai Demokrat sempat diganggu, dengan ada KLB yang dimotori oleh oknum dekat kekuasaan. Tetapi partai Demokrat tetap menunjukan komitmen dan keseriusan cukup tinggi dalam membantu pemerintah dan rakyat dalam penanganan pandemi Covid-19. Terlihat kader dari pusat hingga daerah, bahu membahu dan saling bekerjasama dalam penanganan pandemi Covid-19. Berbagai program dan kerja nyata dilakukan partai untuk membantu masyarakat terdampak pandemi.

Kedua, Ditengah upaya pemerintah untuk menambah parpol mitra koalisi. Itu tak membuat Demokrat tergiur. Demokrat tetap memilih sikap berada diluar pemerintah. Demokrat ingin tetap jadi parpol mengedepkan sikap kritis, konstruktif dan solutif bagi pemerintah. Dengan begitu, keseimbangan parpol pemerintah dan oposisi tetap terjaga. Partai Demokrat harus menjadi parpol digarda terdepan menjaga sistem Demokrasi berkeadilan. Tidak boleh ada kekuatan manapun mencoba mengangkangi Demokrasi dengan menghalalkan segala cara.

BACA JUGA :  Kolaborasi ASPPI NTB Kembangkan Desa Wisata

Demokrat terus fokus untuk terus bekerja membantu rakyat tengah mengalami kesulitan akibat pandemi. Sebagai ketua umum DPP Partai Demokrat, AHY telah menunjukan kapasitas dan kualitas kepemimpinan baik. Meski awalnya banyak meragukan kapasitas memimpin. Tetapi AHY mampu menepis semua keraguan itu.
Dengan sikap, ketegasan dan gaya kepemimpinan anak muda lugas, cepat dan berani. AHY mampu menyelamatkan partai Demokrat dari ancaman pembajakan dan perpecahan.

Penulis pun melihat, pasca polemik terjadi itu. Demokrat akan makin solid, kuat dan berkembang dibawah kepemimpinan AHY. AHY telah mampu melewati ujian kepemimpinan tersebut. Itu semakin mengasah, memperkuat kualitas kepemimpinannya.

AHY telah jadi representasi kepemimpinan anak muda. AHY dinilai telah menumbuhkan optimisme dan semangat ada perubahan. Figur AHY cukup menarik dan menyita perhatian kalangan milineal. Pemilih milineal bisa jadi pendukung dan penopang utama AHY pada kontestasi di Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Publik sudah bisa menilai seperti apa kualitas dan kapasitas kepemimpinan AHY. Konsistensi dan keteguhan jadi salah satu satu tolar ukur dalam menentukan kualitas kepemimpinan seseorang. Teguh, dan kuat dalam memenang prinsip. AHY telah membuktikan itu semua.

Partai Demokrat mampu keluar dari kemelut. Sikap dan konsistensi tetap berada diluar pemerintahan. Mendukung program pemerintah, dengan tetap bersikap kritis, konstruktif dan solutif. Itu menjadi modal berharga bagi AHY dalam menatap kepemimpinan nasional kedepan.

BACA JUGA :  Promo Mekaki di Car Free Day Jakarta

Tren kenaikan elektabilitas ditunjukan Partai Demokrat dan AHY saat ini jadi langkah awal dalam menatap pemilu 2024. Masih ada tiga tahun lagi, bagi Partai Demokrat untuk terus bekerja nyata bagi rakyat. Dengan sendiri publik atau rakyat akan melihat dan menilai parpol yang betul-betul berjuang dan bekerja bagi rakyat.

Partai Demokrat sudah berada dijalur tepat. Publik sudah memberikan respon positif terhadap langkah dan kerja Partai Demokrat. Kepercayaan itu harus tetap dijaga dan dipertahankan. Jika kepercayaan dan optimisme positif ke Partai Demokrat mampu dipelihara dan dipertahankan. Tidak menutup kemungkinan Partai Demokrat bisa mengulang sukses sebagai parpol pemenang pemilu 2009.

Tantangan sekarang mampukan Partai Demokrat jaga dan mempertahankan respon positif publik tersebut. Kader-kader partai Demokrat harus saling mengingatkan dan menjaga, agar tidak melakukan perbuatan dan tindakan bisa merusak dan mencederai kepercayaan rakyat tersebut. Terutama melakukan praktek korupsi dan perbuatan melanggar hukum lainnya.

Jika apresiasi dan respon baik dari publik atau rakyat ke Partai Demokrat terus terjaga bahkan meningkat tren hingga 2024. Penulis yakin, kemenangan Partai Demokrat sudah didepan mata pada pemilu 2024.

Begitu juga AHY, jadi pemimpin nasional tinggal menunggu waktu dan momentum. Persyaratan, kualitas dan kapasitas kepemimpinan sudah dimiliki. Rakyat menunggu sentuhan dan kepemimpinan AHY di 2024.